Menurut Mungki, mereka diduga main kotor. Ardito dan kawan-kawannya disebut berkongkalikong dengan para tersangka lainnya agar bisa memenangkan lelang proyek alkes itu. Langsung setelah penetapan, semua tersangka langsung diciduk untuk ditahan.
tambah Mungki.
Soal tempat tahanan, ada pemisahan. Riki Hendra Saputra dan Mohamad Lukman Sjamsuri mendekam di Rutan KPK Gedung Merah Putih. Sementara Ardito Wijaya, adiknya Ranu, serta Anton Wibowo, dititipkan di Rutan KPK Gedung ACLC.
Dari sisi pasal, ada perbedaan antara penerima dan pemberi suap. Ardito, Riki, Ranu, dan Anton sebagai pihak yang menerima dijerat dengan Pasal 12 huruf a atau b, Pasal 11, atau Pasal 12 B UU Tipikor, yang digabung dengan Pasal 55 KUHP. Di sisi lain, Lukman sebagai pemberi suap dihadapkan pada Pasal 5 Ayat (1) huruf a atau b, atau Pasal 13 UU Tipikor, juga juncto Pasal 55 KUHP.
Artikel Terkait
Kumparan Gelar Live Anniversary, Siap Bagikan Hadiah Rp 99 Juta
Dua Organisasi Desak Prabowo Pecat Kapolri, Sorot Pernyataan Lawan Sampai Titik Darah Terakhir
Polisi Tangerang Selatan Pacu Jalan Damai untuk Kasus Guru yang Dilaporkan Orang Tua
Angka Pernikahan Anjlok, Legislator Soroti Ancaman Krisis Keluarga dan Ironi Kekerasan Seksual di Pesantren