Mobil Boks Seruduk SD di Jakarta Utara, 19 Siswa Terluka

- Kamis, 11 Desember 2025 | 10:48 WIB
Mobil Boks Seruduk SD di Jakarta Utara, 19 Siswa Terluka

Suasana pagi di SDN 1 Kalibaru, Jakarta Utara, Kamis (11/12) lalu, berubah jadi kacau balau. Sebuah mobil boks pengangkut makanan bergizi gratis tiba-tiba melaju kencang dan menyeruduk pagar sekolah. Mobil itu lalu menabrak segerombolan siswa yang sedang berkumpul di lapangan.

Rekaman CCTV yang beredar memperlihatkan detik-detik mengerikan itu. Mobil boks itu seperti tak terkendali, nyelonong masuk dari jalanan lalu menerobos pagar. Kecepatannya tinggi. Beberapa saat kemudian, terlihat ia menghantam anak-anak yang ada di halaman.

Kapolres Jakarta Utara, Kombes Erick Frendriz, membenarkan kejadian tersebut usai meninjau lokasi dan melihat rekaman kamera pengawas.

"Tadi saya cuma lihat CCTV. Untuk detailnya mungkin sekolah yang bisa jelaskan nanti. Ada siswa berkumpul di lapangan, kemudian mobil masuk," ujar Erick.

Ia enggan berkomentar panjang. "Itu fakta yang bisa saya sampaikan," tambahnya singkat.

Sampai sekarang, masih belum jelas apa yang sedang dilakukan para siswa di lapangan saat kejadian. Aktivitas pagi itu pun masih diselidiki.

Korban Berjatuhan, 19 Orang Terluka

Dampaknya parah. Dari data sementara, ada 19 orang yang jadi korban dan dilarikan untuk mendapat perawatan.

"Sementara masih 19 (orang) terdata untuk yang masuk rumah sakit ya. Kalau yang mungkin rawat jalan tapi sudah ada beberapa yang pulang," jelas Kapolres.

Korban-korban itu tersebar di tiga rumah sakit berbeda. Rinciannya, 15 orang ditangani di Rumah Sakit Cilincing dan RSUD Cilincing.

"Dan ada 4 orang yang ada di Rumah Sakit Koja," sambungnya.

Kondisi mereka beragam. Beberapa ada yang masih dirawat, sementara yang lain dikabarkan sudah diperbolehkan pulang. Investigasi atas penyebab kecelakaan ini masih terus berjalan.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar