Di sisi lain, respons datang dari Sekjen DPP Partai Golkar, M. Sarmuji. Saat dikonfirmasi terpisah, Sarmuji tak begitu yakin menyebut Ardito sebagai kader partainya yang mapan. Menurutnya, Ardito masih terbilang pendatang baru.
"Ya sepertinya baru masuk, baru masuk belum mantap bener. Dulu dia nyalon di pilkada pakai partai lain. Terus ini baru saja keliatan masuk (Golkar) beberapa saat lalu," tutur Sarmuji.
Operasi yang menjerat sang bupati ini, menurut Wakil Ketua KPK Fitroh Roucahyanto, berkaitan dengan dugaan suap proyek. Sayangnya, detail proyek apa dan barang bukti apa yang berhasil diamankan, belum diungkap lebih lanjut oleh pihak KPK. Mereka masih menutup rapat-rapat informasi itu untuk kepentingan penyidikan.
Artikel Terkait
Banjir 2026: Ketika Kota-Kota Kita Terus Menenggelamkan Diri Sendiri
Gus Yaqut Penuhi Panggilan KPK, Kasus Kuota Haji 2023-2024 Menyandang Status Tersangka
Rapat Pleno PBNU Pulihkan Posisi Gus Yahya, Tegakkan Kembali Aturan Dasar
Menteri Rachmat: Jangan Beri Kail, Kalau Orangnya Sudah Keburu Meninggal