"Nah, teman-teman SRI ini berupaya ya, jangan sampai terjadi laka, baik itu wisatawan ataupun nelayan," ujar Bagas.
Tugas mereka ternyata cukup beragam. Selain mengantisipasi kecelakaan di laut, para personel juga harus waspada terhadap ancaman lain yang sering dianggap sepele: ubur-ubur.
"Khususnya ke anak-anak. Ini kan musimnya ubur-ubur," beber Bagas. "Ubur-ubur itu kan menarik untuk dipegang anak warnanya biru, dan sebagainya. Begitu dipegang kena sengatan."
Di sisi lain, ada arahan khusus dari Gubernur DIY. Bagas menekankan pentingnya kesiapan tenaga medis di lokasi-lokasi pantai. Tujuannya sederhana, tapi krusial.
"Jangan sampai begitu ada musibah masyarakat yang kena sengatan ubur-ubur harus lari ke ibu kota untuk mengobati," pungkasnya.
Artikel Terkait
Es Hunkwe Dituding Spons, TNI AD Buka Suara Soal Klarifikasi Viral
Amien Rais Ingatkan Prabowo: Jangan Terjebak Agenda Trump Soal Palestina
Menteri PU Paparkan Progres Pascabencana: 1.200 Huntara Disiapkan, Normalisasi Sungai Capai 52%
Guru Tangerang Selatan Dilaporkan Polisi Usai Tegur Murid di Lomba Sekolah