Kebakaran hebat di gedung Terra Drone, Kemayoran, Selasa kemarin, merenggut nyawa Ervina. Perempuan 25 tahun itu terjebak di lantai tiga saat kobaran api semakin menjadi-jadi.
Dalam kepanikan yang mencekam, Ervina sempat mengirim pesan suara ke grup WhatsApp keluarganya. Suaranya terdengar terengah, penuh kepasrahan. Sebuah pamitan yang membuat siapa pun yang mendengarnya ikut sesak.
“Gua udah gak tau lagi ya, eh sumpah ini gua udah… udah bener-bener gak bisa ngapa-ngapain. Gua udah bener-bener gak bisa ngapa-ngapain deh ya, guys, maaf banget gua… gua gak tau lagi nih,”
Di balik suara Ervina, teriakan panjang seorang wanita terdengar jelas. Suasana chaos di lokasi seketika terbayang. Sampai sekarang, tak ada yang tahu siapa perempuan yang berteriak itu.
Ferry, kakak Ervina, memutar ulang rekaman itu di RS Polri Kramat Jati. Ia datang untuk mengurus adiknya. Mendengar suara anaknya untuk terakhir kali, Endang, ayah Ervina, hanya bisa menunduk. Air matanya jatuh lagi. Sejak malam, ia sudah menunggu di sini, berharap bisa membawa pulang putrinya.
Menurut Ferry, setelah pesan suara itu, komunikasi terputus sama sekali.
“Udah lost contact, abis itu udah gak ada informasi apa pun,”
Nasib sudah berkata lain. Tim DVI berhasil mengidentifikasi jenazah Ervina pada Rabu ini. Keluarga pun akhirnya bisa membawanya pulang. Mereka berencana memakamkan almarhumah secepatnya, mengakhiri duka yang terasa begitu panjang.
Artikel Terkait
118 BEM Nusantara Dialog Langsung dengan Mentan, Bahas Swasembada Pangan hingga Koperasi Desa
Calon Jemaah Haji Asal Mamuju Meninggal di RS Wahidin Sesaat Sebelum Diberangkatkan ke Tanah Suci
Mahfud MD Ungkap Sembilan Kultur Buruk di Polri, Kekerasan hingga Korupsi Jadi Sorotan Utama
BMKG: Sebagian Besar Wilayah Sulsel Berpotensi Hujan Sedang pada Kamis