Meski peluang penguatannya rendah, dampaknya sudah bisa dirasakan. Dalam 24 jam ke depan, hingga Kamis pagi (11/12) pukul tujuh pagi, bibit siklon ini akan membawa pengaruh tidak langsung bagi beberapa wilayah.
Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat diprakirakan akan mengguyur sejumlah provinsi. Warga Sumatera Barat, Bengkulu, dan Lampung sebaiknya bersiap dengan kondisi ini. Di sisi lain, kondisi laut juga perlu diperhatikan.
Gelombang setinggi 1.25 hingga 2.5 meter berpotensi terjadi di beberapa perairan. Wilayah yang terdampak antara lain perairan Samudera Hindia barat Kepulauan Nias, lalu di selatan Banten, serta bagian selatan Selat Sunda. Nelayan dan kapal yang beraktivitas di zona-zona itu harus ekstra hati-hati.
Jadi, meski bukan alarm bahaya penuh, kewaspadaan tetap diperlukan. Cuaca ekstrem seringkali datang tanpa permisi, dan informasi terbaru dari BMKG adalah panduan terbaik untuk mengantisipasinya.
Artikel Terkait
Trump Bentuk Dewan Perdamaian, 10 Alasan Mengapa Langkah Ini Dianggap Bermasalah
Pasar Minggu Dipenuhi Lubang, Pemprov Tunggu Hujan Reda untuk Perbaikan
Rocky Gerung dan Polemik Ijazah: Dari Pemilik Palsu ke Pertanyaan Moral
Nestapa di Lereng Burangrang: 34 Jenazah Diterima DVI, 23 Marinir Tertimbun Longsor