KAI Siapkan 423 Ribu Kursi dan 393 Personel Keamanan untuk Mudik Lebaran 2026

- Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:15 WIB
KAI Siapkan 423 Ribu Kursi dan 393 Personel Keamanan untuk Mudik Lebaran 2026

Stasiun Semarang Tawang tampak berbeda Jumat lalu (13/3/2026). Suasana pagi itu lebih khidmat, diwarnai barisan rapi seragam petugas. Di situlah, Dewan Komisaris KAI, I Wayan Sugiri, memimpin langsung Apel Gelar Pasukan untuk menyongsong angkutan Lebaran tahun depan. Acara itu bukan sekadar formalitas. Ia menegaskan, ini adalah bentuk komitmen nyata perusahaan untuk memberikan layanan terbaik saat arus mudik memuncak.

“Keselamatan adalah prioritas utama kami,” tegas Sugiri.

Ia menekankan, seluruh elemen harus disiplin dan proaktif. Tujuannya jelas: mengidentifikasi dan mengatasi segala potensi risiko sejak dini. “Mari berkolaborasi untuk berikan rasa aman dan nyaman bagi pelanggan yang mempercayakan perjalanannya pada KAI,” tambahnya dalam keterangan tertulis di hari yang sama.

Menurut rencana, masa angkutan Lebaran 2026 akan berlangsung cukup panjang, yaitu 18 hari penuh dari 13 hingga 30 Maret. Menyikapi hal itu, Daop 4 Semarang mengklaim telah menyiapkan segala sumber dayanya. Mulai dari SDM, sarana, hingga prasarana, semuanya dikerahkan untuk layanan maksimal.

Soal keamanan, persiapannya terbilang solid. Sugiri menyebutkan, ada sekitar 393 personel yang siap siaga. Angka itu merupakan gabungan dari 117 anggota Polsuska, 208 petugas keamanan internal, serta dukungan 68 personel dari TNI dan Polri.

“Untuk keamanan itu, sudah ada sekitar 300-an yang siap, ya, itu gabungan. Kemudian dari TNI/Polri juga ada bantuan sebanyak 68 personel,” ujarnya melengkapi.

Namun begitu, keamanan saja tak cukup. Ketersediaan tempat duduk juga jadi perhatian serius. Setiap harinya, Daop 4 akan menyediakan 19.246 kursi. Kalau diakumulasi selama periode mudik, totalnya mencapai 423.412 tempat duduk. Jumlah itu menunjukkan kenaikan sekitar 3% dibanding kuota tahun 2025 yang sebesar 409.160.

Editor: Dewi Ramadhani


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar