Selasa sore (9/12/2025) di kawasan pesisir selatan Jembrana, Bali, suasana tiba-tiba berubah. Langit mendung, lalu angin kencang berputar-putar muncul dari tengah laut. Tak lama, pusaran itu bergerak liar menuju daratan di Banjar Temples, Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo. Momen mengerikan itu sempat terekam jelas dalam video handphone warga.
Dampaknya langsung terasa. Beberapa bangunan warga luluh lantak, terutama bagian atapnya. Usaha pembibitan tambak udang dan satu rumah penduduk mengalami kerusakan yang cukup parah. Untungnya, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Meski begitu, kepanikan sempat melanda warga yang rumahnya diterjang angin puting beliung tersebut.
Putu Ardana, salah seorang saksi mata, menggambarkan kedatangan angin itu dengan singkat: cepat dan tak terduga.
"Angin puting beliung itu dari arah laut, lama-kelamaan angin itu menuju daratan setelah itu masuk ke tambak udang pembibitan. Ternyata rumah biang juga kena," ujarnya di lokasi kejadian.
Menanggapi musibah ini, Kepala Desa Penyaringan, Made Dresta, segera menggerakkan warga. Bersama aparat kecamatan dan TNI-Polri, mereka turun tangan membersihkan lokasi.
"Kerusakan kena angin, rata-rata di atap tapi kalau bangunannya masih utuh semua," jelas Made Dresta.
Pascakejadian, terlihat petugas gabungan dan warga berbaur. Mereka bekerja sama mengangkut puing-puing atap yang berserakan. Gotong royong ini bukan cuma untuk membersihkan, tapi juga memulihkan rasa aman dan mencegah kerugian yang lebih besar bagi mereka yang terdampak.
Artikel Terkait
PTDI Klaim Pesawat N-219 Solusi Tepat untuk Konektivitas Daerah Terpencil dan Kepulauan
Polda Kepri Bongkar Impor Ilegal Ratusan Pakaian dan Sepatu Bekas Asal Singapura, Tiga Tersangka Diamankan
BEM SI Tinjau Langsung Gudang Bulog, Stok Beras Nasional Capai Rekor 5,2 Juta Ton
Presiden Prabowo Terima Laporan Reformasi Polri, Instruksikan Perubahan Bertahap hingga 2029