“Ketika dalam posisi mendahului,” lanjut Rita, “pengendara menabrak penyeberang, yaitu korban, yang sedang berjalan dari arah timur ke barat.”
Tabrakan itu sungguh keras. Suparman mengalami cedera kepala yang sangat berat. Upaya membawanya ke rumah sakit tak bisa menyelamatkan nyawanya; ia menghembuskan napas terakhir dalam perjalanan.
Di sisi lain, nasib ketiga remaja itu sedikit lebih baik. Mereka hanya menderita luka lecet di beberapa bagian tubuh seperti kaki, tangan, dan wajah. Meski begitu, trauma pastinya lebih dalam.
Sampai saat ini, kasus kecelakaan lalu lintas tragis ini masih dalam penanganan intensif Polres Bantul. Proses hukum sedang berjalan, mencoba mengurai duka keluarga yang ditinggalkan dan mempertanggungjawabkan sebuah momen ugal-ugalan di jalan raya.
Artikel Terkait
Gemuruh di Tengah Hujan: Longsor Cisarua Tewaskan Puluhan Jiwa
Penampilan Jadi Tuhan Baru: Saat Penilaian Hanya Berhenti di Kulit Luar
Anggota Komcad Diamankan di Warung Padang Sambian Terkait Senjata Ilegal
Kuba Gelar Latihan Militer, Siap Hadapi Ancaman AS