"Yang kedua adalah yang luka dan sebagian nanti akan dirujuk. Kami, Pemerintah DKI Jakarta, yang akan menyelesaikan bagi yang luka dan sebagainya," ucapnya lagi.
Sayangnya, kabar duka sudah telanjur datang. Data terakhir menyebutkan, 22 orang dinyatakan meninggal dunia dalam insiden tragis itu. Semua jenazah korban telah dievakuasi dan dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk proses lebih lanjut. Suasana duka jelas masih menyelimuti lokasi.
Lantas, apa pemicu nahasnya? Dari pemeriksaan sementara polisi, ada dugaan kuat bahwa sumber malapetaka berasal dari lantai satu. Sebuah baterai drone diduga meledak dan memicu kobaran api yang kemudian menjalar dengan cepat. Investigasi tentu masih terus berjalan untuk memastikan semuanya.
Artikel Terkait
Bupati Bone Serahkan 150 Paket Ramadan untuk Penyandang Disabilitas
Harga Emas Batangan di Pegadaian Turun Lagi, Galeri24 dan UBS Terekoreksi
Bandara Arung Palakka Buka Posko Mudik, Pantau Lonjakan Penumpang Jelang Lebaran
SulawesiPos.com Gelar Buka Puasa Bersama Pembaca, Fatayat NU Apresiasi Ruang bagi Perempuan