Barang bawaan mereka sederhana namun menyiratkan kepiluan: tikar gulung, bantal, selimut. Beberapa bahkan membawa laptop, mungkin untuk mengikuti kabar atau sekadar mengusir rasa takut. Pemandangan yang sungguh memilukan.
Konflik perbatasan ini sebenarnya adalah bab lama yang tak kunjung usai. Akarnya ternyata sangat dalam, menjalar lebih dari sepuluh tahun ke belakang. Inti persoalannya adalah perebutan kedaulatan di beberapa titik perbatasan darat mereka yang membentang 817 kilometer.
Peta yang jadi acuan saat ini dibuat jauh di tahun 1907, oleh pemerintah kolonial Prancis yang kala itu menguasai Kamboja. Garis di atas kertas dari era kolonial itulah yang kini, di abad modern, masih memicu ketegangan dan air mata.
Artikel Terkait
Iran Klaim Serang Empat Pangkasan Udara AS di Timur Tengah dalam Operasi Janji Setia 4
Kue Bolu Bantat untuk Siswa SD Pangkep Kembali Soroti Pengawasan Program Gizi
Bandara Sultan Hasanuddin Sambut Pemudik dengan Hampers Kejutan di Conveyor Belt
Lille Kalahkan Rennes 2-1 di Roazhon Park, Perkuat Posisi di Papan Atas