Bupati Aceh Selatan, Mirwan MS, akhirnya angkat bicara. Ia meminta maaf secara terbuka kepada masyarakat. Permintaan maaf ini muncul setelah ia ramai dikritik karena memilih berangkat umrah ke Tanah Suci, sementara wilayahnya sendiri sedang dilanda bencana banjir dan tanah longsor.
Ungkapan permintaan maaf itu ia sampaikan lewat unggahan di akun Instagram pribadinya, Selasa lalu.
"Saya H. Mirwan MS, selaku Bupati Aceh Selatan, dengan segala kerendahan hati, menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan, keresahan dan kekecewaan banyak pihak," tulis Mirwan.
"Terutama kepada Bapak Presiden RI, H. Prabowo Subianto, dan Bapak Menteri Dalam Negeri, H. Tito Karnavian, serta Bapak Gubernur Aceh, H. Muzakir Manaf, dan juga kepada seluruh lapisan masyarakat Indonesia, masyarakat Aceh, dan masyarakat Kabupaten Aceh Selatan," sambungnya dalam postingan tersebut.
Mirwan mengakui, keputusannya pergi di tengah musibah telah menimbulkan kegaduhan. Ia bilang hal itu menyita perhatian publik dan bahkan disebutnya mengganggu stabilitas. Meski begitu, ia berjanji akan fokus menangani dampak banjir.
"Kami menyadari bahwa kepergian kami di tengah musibah menyita perhatian publik dan mengganggu stabilitas nasional, kami berjanji akan terus bekerja bertanggung jawab terhadap Kabupaten Aceh Selatan pasca banjir," ujarnya.
Artikel Terkait
Polisi Ringkus Komplotan Pencuri Motor yang Beraksi Puluhan Kali di Makassar dan Gowa
Kementan Genjot Mitigasi Kemarau untuk Jaga Produktivitas Perkebunan
Real Madrid Hancurkan Manchester City, VinÃcius Balas Sindiran Suporter
Nyepi 2026 Jatuh pada 19 Maret, Diawali Rangkaian Ritual Sakral