Jakarta Terjebak: Perbaikan Jalan Ditunda Sampai Hujan Reda

- Sabtu, 24 Januari 2026 | 14:05 WIB
Jakarta Terjebak: Perbaikan Jalan Ditunda Sampai Hujan Reda

Jakarta lagi-lagi babak belur diguyur hujan. Akibatnya, jalanan di ibu kota makin banyak yang bolong-bolong. Nggak cuma di gang sempit, ruas utama macam Gatot Subroto dan kawasan Slipi pun ikut kena. Bahkan, ada laporan pengendara sampai jatuh karena terperosok lubang.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebenarnya sudah kebanjiran laporan. Tapi, mereka punya alasan kenapa perbaikan menyeluruh belum bisa langsung dilakukan. Rupanya, semua masih terikat sama prakiraan cuaca.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menjelaskan situasi ini saat meninjau pengungsian banjir di Rawa Buaya, Cengkareng, akhir pekan lalu.

"Kalau kita perbaiki atau sempurnakan hari ini, besok pasti akan berlubang lagi. Sampai dengan tanggal 27 Januari, curah hujan di Jakarta masih diperkirakan tinggi," kata Pramono.

Intinya, menambal jalan saat hujan masih deras dianggap sia-sia. Makanya, Pemprov memutuskan untuk menggeber Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) sampai tanggal 27 Januari mendatang. Targetnya jelas: tekan curah hujan.

Baru setelah itu, tim baru akan turun untuk membenahi jalan-jalan yang rusak secara total. "Sehingga dengan demikian setelah tanggal 27 lubang-lubang yang ada segera kita perbaiki," ungkapnya.

Sambil menunggu, Pramono mengimbau semua pengendara untuk ekstra waspada. Kondisi jalan yang licin ditambah banyaknya lubang menganga jelas berbahaya.

"Sampai tanggal 27, siapa pun yang berkendara di Jakarta mohon hati-hati," pesannya.

Imbauan itu bukan tanpa alasan. Di Jalan Gatot Subroto saja, kondisinya cukup memprihatinkan. Beberapa hari sebelumnya, terpantau sejumlah titik yang berlubang, mulai dari sekitar Simpang Pancoran.

Di dekat Stasiun LRT Pancoran, misalnya. Pengendara terpaksa manuver menghindari lubang. Begitu juga sebelum flyover Kuningan, ada lagi lubang di sisi kanan jalan, dekat pembatas jalur Transjakarta.

Yang menarik, sebagian lubang cuma ditutupi water barrier. Sementara yang lain dibiarkan begitu saja, menganga dan siap menjebak kendaraan yang lengah.

Jadi, bagi warga Jakarta, bersabarlah dulu. Perjalanan pulang-pergi minggu-minggu ini memang butuh kesabaran ekstra. Hati-hati di jalan.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar