Lempar Handuk Putih, Apa Nanti Bakal Menyusul Lempar Kain Kafan?
Oleh: Tardjono Abu Muas
Pemerhati Masalah Sosial
Sudah dua pekan lebih. Banjir bandang disertai longsor yang menggulung kayu-kayu gelondongan itu masih menyisakan nestapa. Tiga wilayah Aceh, Sumut, Sumbar terluka. Korban jiwa yang dikabarkan berjatuhan nyaris menyentuh angka seribu. Bukan sekadar angka statistik yang dingin.
Yang lebih memilukan justru kondisi para penyintas. Di sejumlah titik, mereka masih terisolasi. Jalan putus, jembatan hilang, akses terputus sama sekali. Ada kekhawatiran serius: ancaman kelaparan mengintai di tengah reruntuhan. Bencana ini memang tak main-main, ia menghancurkan hampir semua infrastruktur yang ada.
Artikel Terkait
Restoran Keluarga dan Luka Masa Lalu: Kisah Cinta Kedua di Predestined Love
Malam Haru di Cilandak, Sjafrie Sjamsoeddin Berduka untuk Sahabat Seangkatan
Bercak Darah di Kamar Lula Lahfah Diduga Darah Menstruasi
Anies Resmikan Jembatan Gantung, Jawab Penantian Warga Karanganyar Tiga Dekade