Hari ini, Ferry Irwandi jadi sasaran. Serangan itu datang serentak dari berbagai media online, dengan narasi yang nyaris sama. Intinya, banyak yang gerah melihat donasi yang digalangnya meledak mencapai angka 10 miliar rupiah cuma dalam sehari. Fitnah pun bertebaran.
Tak tinggal diam, Ferry langsung angkat bicara lewat akun Instagram pribadinya pada 8 Desember 2025. Ia meluruskan duduk persoalan.
Hari ini serentak saya difitnah oleh banyak orang dengan narasi yang sama, orang yang berbeda-beda tapi satu kecaman dan narasi. Selama ini saya gak peduli, tapi untuk yang ini sudah keterlaluan.
Pertama, saya tidak mengatakan bahwa pemerintah tutup mata.
Kedua, saya tidak pernah sama sekali mempolitisasi isu yang dimaksud dan membuat konten khusus soal isu sensitif yang dikatakan.
Satu-satunya pembicaraan ini muncul cuma di live penggalangan dana seminggu yang lalu. Itupun muncul dari kontak seluler yang menceritakan situasi di sana. Sama sekali tidak pernah dinarasikan seperti yang tertulis di media.
Artikel Terkait
Anggota DPRD Pelalawan Ditetapkan Tersangka, Ijazah SD-SMP Diduga Palsu
Gibran Lesehan di Ruang Kelas yang Porak-Poranda, Dengarkan Jeritan Guru dan Siswa Korban Banjir
Iran Terpojok, Larijani Cari Solusi di Kremlin
Hoaks di Media Sosial: Jerat Hukum Keonaran dari Zaman Merdeka hingga Era Digital