"Jembatan besar juga bisa, Pak, ring sampai diameter 5 meter sudah ada, Pak," jawabnya.
Meski punya kapasitas untuk yang besar, fokusnya tetap pada perbaikan titik-titik kecil yang jumlahnya banyak. Jembatan armco ini dianggap cocok untuk menambal sambung akses yang terputus di banyak lokasi.
"Tapi kelihatannya ini kebanyakan kecil-kecil, Pak. Kalau sudah besar pasti mintanya bailey, Pak. Jadi kalau diameter 3 (meter) kita susun itu bisa cukup panjang jadi, Pak. Kami nanti akan memastikan ke keamanannya dengan Kementerian PU, Pak," tutur Maruli.
Target Perbaikan 2 Minggu
Seluruh proses perbaikan ini dikebut. Sebelumnya, Prabowo sudah menetapkan target ambisius: semua jembatan yang rusak harus beres dalam satu hingga dua minggu. Tak main-main, ia langsung menunjuk KSAD Maruli Simanjuntak untuk memimpin satuan tugas khusus.
“Saya tunjuk nanti KSAD sebagai Satgas percepatan perbaikan jembatan, untuk membantu PU dan Pemerintah Daerah,” tegas Prabowo saat meninjau langsung Jembatan Bailey Teupin Mane di Kabupaten Bireuen.
Jadi, dalam hitungan hari ke depan, geliat perbaikan infrastruktur darurat di Sumatera dipastikan akan semakin masif. Waktunya memang sangat terbatas, tapi targetnya jelas: pulihkan konektivitas secepat mungkin.
Artikel Terkait
Bayer Leverkusen dan Bayern Munich Imbang 1-1 dalam Laga Panas Penuh Drama VAR
Putri Kusuma Wardani Amankan Tiket Final Swiss Open 2026
Polri Gunakan Drone dan AI untuk Pantau dan Atur Arus Mudik Lebaran 2026
Komisaris Tinggi HAM PBB Kecam Serangan Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus