"Jadi kalau saya boleh ada dapur umumnya diprioritaskan tenaga medis dan tenaga kesehatan di 6 (kabupaten) ini supaya bisa hidupnya tenang, karena keluarga dapat makan," ujar Budi.
Kedua, terkait tempat tinggal. Menkes meminta agar pembangunan hunian sementara mendahulukan tenaga kesehatan.
"Dan kalau boleh Menteri Perumahan kalau bisa dibangun dulu mereka jadi lebih tenang," lanjutnya.
Usulan itu langsung mendapat respons positif dari Presiden Prabowo. Ia sepakat dan bahkan meminta bantuan untuk tenaga kesehatan ini benar-benar diprioritaskan.
"Baik, saya kira benar. Tolong diprioritaskan makan dokter sama tenaga kesehatan. Kalau perlu drop khusus," tegas Prabowo.
Langkah ini dianggap penting. Dengan memastikan kesejahteraan para penolong, maka roda penanganan kesehatan bagi ribuan korban bencana lainnya bisa berjalan lebih lancar. Semuanya saling terkait.
Artikel Terkait
Menag: NU Itu Keluarga Besar, Dinamika Internal adalah Hal Wajar
Gugatan ke MK: Anggaran Pendidikan Dikorupsi untuk Makan Bergizi Gratis
Gus Yahya Buka Suara soal Absennya Prabowo di Puncak Harlah NU
Peringatan Satu Abad NU: Ribuan Warga Padati Istora untuk Rayakan Mengawal Indonesia Merdeka