“Pedas ini?” tanya Prabowo lagi, seolah ingin memastikan.
“Enggak, Pak,” balas ibu tersebut dengan singkat.
Tanpa banyak bicara, Presiden pun mencicipi nasi putih, ikan tongkol, dan sayur yang baru saja dimasak di tempat itu. Ekspresinya serius, menikmati. Setelah mencicipi, ia kemudian berjalan menghampiri kelompok pengungsi lain, melanjutkan dialog dan mendengarkan keluhan mereka langsung.
Momen sederhana itu, di tengah lumpur dan keprihatinan, menyiratkan usaha untuk merasakan apa yang dihadapi korban. Prabowo tampak ingin lebih dekat, tidak hanya sebagai pemimpin negara yang meninjau, tetapi juga sebagai orang yang ikut merasakan sepiring makanan di tempat pengungsian.
Artikel Terkait
Sporting CP Balas Kekalahan 0-3 dengan Kemenangan Telak 5-0 ke Perempat Final Liga Champions
Fenerbahce Hajar Gaziantep 4-1, Kokohkan Posisi Puncak Klasemen
Jadwal Imsak Jogja Hari Ini Pukul 04.18 WIB, Disusul Azan Subuh 10 Menit Kemudian
Chelsea Terancam Tersingkir, Wajib Menang Besar atas PSG di Liga Champions