Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya menjaga keberagaman agama di Indonesia.
Tema Natal tahun ini diambil dari Injil Yohanes, tentang kuasa menjadi anak-anak Allah. Rangkaian acaranya panjang; mulai dari penyalaan lilin, malam kudus, pembacaan Firman, sampai perjamuan kudus. Tak ketinggalan kesaksian mujizat dan pesta kembang api yang menyala di atas langit GBK, menambah ramai suasana malam itu.
Seluruh ibadah dipimpin langsung oleh Pendiri Gereja Tiberias Indonesia, Pdt Darnaiaty Pariadji. Kemeriahan juga datang dari alunan musik Christmas Worship bersama Boanerges Worship, Tiberias Singers, serta paduan suara dan orkestra khusus Natal.
Jadi ya, wajar saja kalau lalu lintas sekitarnya ikut-ikutan "meriah".
Artikel Terkait
Banjir 2026: Ketika Kota-Kota Kita Terus Menenggelamkan Diri Sendiri
Gus Yaqut Penuhi Panggilan KPK, Kasus Kuota Haji 2023-2024 Menyandang Status Tersangka
Rapat Pleno PBNU Pulihkan Posisi Gus Yahya, Tegakkan Kembali Aturan Dasar
Menteri Rachmat: Jangan Beri Kail, Kalau Orangnya Sudah Keburu Meninggal