Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya menjaga keberagaman agama di Indonesia.
Tema Natal tahun ini diambil dari Injil Yohanes, tentang kuasa menjadi anak-anak Allah. Rangkaian acaranya panjang; mulai dari penyalaan lilin, malam kudus, pembacaan Firman, sampai perjamuan kudus. Tak ketinggalan kesaksian mujizat dan pesta kembang api yang menyala di atas langit GBK, menambah ramai suasana malam itu.
Seluruh ibadah dipimpin langsung oleh Pendiri Gereja Tiberias Indonesia, Pdt Darnaiaty Pariadji. Kemeriahan juga datang dari alunan musik Christmas Worship bersama Boanerges Worship, Tiberias Singers, serta paduan suara dan orkestra khusus Natal.
Jadi ya, wajar saja kalau lalu lintas sekitarnya ikut-ikutan "meriah".
Artikel Terkait
Lebaran 2026: Kekuatan Ucapan Tulus Jembatani Jarak dan Pererat Silaturahmi
Ledakan Tabung Gas di KM Citra Anugrah Tewaskan Dua Awak di Pelabuhan Selayar
Ledakan Guncang Masjid di Jember Saat Salat Tarawih, Tidak Ada Korban Jiwa
MK Beri Tenggat Dua Tahun untuk Revisi UU Hak Keuangan Pejabat Negara