"Barang-barang kita langsung keluar."
Kayu-kayu besar menghantam dinding rumah. Televisi, lemari, pakaian, persediaan beras semua hanyut begitu saja. Yang terselamatkan cuma baju yang melekat di badan mereka. Sekarang, ibu dan anak itu numpang di rumah saudara di kawasan yang lebih aman.
"Saya numpang di rumah saudara di atas. Beras dikasih keluarga," tuturnya.
Sudah sepuluh hari berlalu. Tapi bekas-bekas kejadian itu masih terasa sangat nyata. Lumpur mengeras dan tumpukan kayu gelondongan masih memenuhi jalan dan halaman. Warga setempat masih berjibaku membersihkan semuanya.
Suaranya lirih ketika menyampaikan harapannya. Sri berharap pemerintah cepat turun tangan. Bantuan pokok sangat dibutuhkan. Tapi yang tak kalah penting, alat berat untuk mengangkat kayu-kayu besar itu.
"Mudah-mudahan cepat ditangani, biar kita tenang," katanya.
"Saya orang tua. Bagaimana umur, memikirkan saja sudah sakit-sakit."
Artikel Terkait
Arsenal Pecah Kebuntuan di Akhir Laga, Kalahkan Everton 2-0
JK Prihatin dan Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS
Chelsea Takluk 1-0 dari Newcastle di Stamford Bridge
Barbershop Tema Peaky Blinders Hadir di Luar Stadion Atletico Madrid untuk Promosi Film