Raja Juli Antoni Ungkap Cak Imin Sudah Langsung Minta Maaf Soal Ajakan Taubatan Nasuha

- Jumat, 05 Desember 2025 | 00:06 WIB
Raja Juli Antoni Ungkap Cak Imin Sudah Langsung Minta Maaf Soal Ajakan Taubatan Nasuha
Artikel Revisi

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni akhirnya angkat bicara soal ajakan 'taubatan nasuha' yang dilontarkan Menko PMK Abdul Muhaimin Iskandar, atau yang akrab disapa Cak Imin. Ternyata, menurut Raja Juli, permintaan maaf sudah disampaikan langsung.

"Beliau (Cak Imin) mengatakan, minta maaf kepada saya bahwa tidak itu maksud yang beliau maksudkan ya," ujar Raja Juli, Kamis (4/12) lalu. Ia baru saja menghadiri rapat kerja dengan Komisi IV DPR.

Perkataan Cak Imin itu sempat ramai diperbincangkan. Apalagi, saat ini sejumlah wilayah di Sumatera sedang berjuang menghadapi banjir dan longsor bencana yang erat kaitannya dengan kerusakan lingkungan.

Menanggapi hal itu, Raja Juli menjelaskan bahwa ia tak merasa disudutkan oleh penjelasan Cak Imin. Baginya, yang lebih penting adalah soliditas antar-menteri dalam kabinet. "Tapi saya menghargai Cak Imin, gentleman ya, minta maaf. Dan saya kira sama anggota kabinet kita harus saling mendukung, saling ingat-mengingatkan," katanya.

Ia pun menyambut baik ajakan untuk bertaubat tersebut. "Tapi tentu ajakan taubatnya saya kira saya terima ya. Semua orang saya kira harus taubat. Kita taubat bareng-bareng," imbuh Raja Juli dengan nada tenang.

Sebelumnya, Cak Imin memang menyoroti keras dampak bencana di Sumatera. Ia tak tanggung-tanggung, langsung mengirim surat resmi kepada tiga menteri terkait, meminta evaluasi total kebijakan lingkungan hidup dan kehutanan.

Tiga menteri yang dituju adalah Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni sendiri, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, dan Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq.

"Hari ini saya mengirim surat ke Menteri Kehutanan, Menteri ESDM, Menteri Lingkungan Hidup, untuk bersama sama evaluasi total. Evaluasi kebijakan, policy, dan langkah kita sebagai wujud komitmen dan kesungguhan kita sebagai pemerintah," tegas Cak Imin dalam sebuah workshop di Bandung, Senin (1/12).

Lalu, dengan gaya khasnya, ia pun menyelipkan istilah yang akrab di kalangan Nahdliyin. "Bahasa NU-nya taubatan nasuha," ujarnya saat itu.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar