“Malam ini ditargetkan bisa hidup, paling lama besok malam,” imbuh Bobby penuh harap.
Sejauh ini, progresnya berjalan tapi belum merata. Bobby menyebut Sibolga sudah lebih baik, sekitar 75% teraliri listrik. Sementara kondisi di Tapanuli Tengah masih sangat memprihatinkan, penerangannya masih sangat rendah.
Pencarian dan Pengecekan Korban
Fokus lain yang tak kalah genting adalah pencarian korban. Daerah terdampak terberat masih berada di Tapanuli Tengah, Sibolga, dan Tapanuli Utara. Di dua wilayah pertama, prioritas utama saat ini adalah menemukan korban jiwa.
“Yang masih banyak terisolasi itu daerah Tapanuli Tengah. Di Tapanuli Utara juga banyak akses yang terputus karena kendaraan tertimpa,” papar Bobby.
Suasana di lapangan, menurut pengakuannya, cukup mencekam. Saat mendatangi beberapa kecamatan secara langsung, tim sudah mencium aroma yang tidak sedap.
“Pasti kemungkinan besar akan bertambah (korban jiwa). Karena ada beberapa kecamatan yang saya datangi langsung kemarin, memang sudah tercium aroma mayat,” tuturnya menutup perbincangan.
Semuanya bergerak sekarang. Dari perbaikan listrik, pembukaan jalan, hingga pencarian korban. Waktu terus berjalan, dan tekanan untuk segera menormalkan keadaan terasa begitu besar di udara.
Artikel Terkait
Palestina dan Luka Lama Peradaban Islam
Kapolda DIY Copot Kapolresta Sleman Usai Kasus Hogi Minaya Mengguncang Kepercayaan Publik
Mahasiswa Papua Tewas Tertabrak Truk LPG Saat Manuver di Jalan Solo-Semarang
Pemerintah Pacu Rehabilitasi Sekolah di Aceh, Target Rampung 2026