Polemik Tiga Tanggal Kelulusan Jokowi
Isu seputar data studi mantan Presiden Joko Widodo di UGM kembali mencuat. Kali ini, pemicunya adalah perbedaan tanggal yang beredar. Menanggapi hal itu, Universitas Gadjah Mada akhirnya mengeluarkan klarifikasi terbaru di penghujung November 2025. Klarifikasi ini justru menetapkan tanggal kelulusan baru, yang berbeda lagi dari pernyataan-pernyataan sebelumnya.
Kronologi Tiga Versi Tanggal
Rupanya, dalam beberapa kali kesempatan, UGM telah menyebutkan setidaknya tiga versi tanggal yang berbeda untuk kelulusan dan wisuda Jokowi di tahun 1985. Inilah yang bikin publik bertanya-tanya.
Versi Pertama (Pernyataan Awal):
Untuk waktu yang cukup lama, banyak catatan dan pemberitaan merujuk pada pernyataan UGM yang menyebut Jokowi diwisuda pada 5 November 1985. Tanggal ini sempat jadi patokan, bahkan muncul di laman-laman resmi.
Versi Kedua (Revisi Video Klarifikasi):
Namun begitu, UGM kemudian merevisinya. Lewat sebuah transkrip video klarifikasi, mereka mengubah penjelasan. Tanggal 5 November 1985 disebutkan sebagai tanggal Lulus atau Yudisium. Sementara untuk acara Wisuda atau Seremoninya, dipindah ke tanggal 19 November 1985.
Versi Ketiga (Klarifikasi Rektor Terbaru):
Lalu, di akhir November 2025, muncul lagi perubahan. Rektor UGM, Prof. Ova Emilia, secara resmi mengumumkan lewat video.
Dia menegaskan bahwa tanggal kelulusan sarjana (Yudisium) Joko Widodo yang benar adalah 23 Oktober 1985.
Dengan demikian, tanggal 5 November yang sebelumnya sempat disebut sebagai tanggal lulus, secara resmi digantikan.
Di sisi lain, UGM sendiri selalu bersikukuh soal keaslian ijazah Jokowi dan statusnya sebagai alumni Fakultas Kehutanan. Tak pernah disangsikan. Tapi, inkonsistensi data tanggal Yudisium dan Wisuda yang berulang kali dikoreksi ini menuai kritik pedas. Banyak yang mempertanyakan akurasi pencatatan data akademik di perguruan tinggi ternama tersebut.
Masyarakat punya harapan yang jelas. Mereka mendesak UGM untuk membuka dokumen primer yang tak ambigu. Misalnya saja salinan ijazah asli atau daftar wisudawan resmi untuk periode 1985. Langkah seperti itu dianggap bisa menjawab semua tanda tanya. Dan yang paling penting, menghentikan polemik tanggal yang sudah berlarut-larut ini.
Artikel Terkait
Permandian Lambiria di Gowa: Destinasi Wisata Alam dengan Kolam Bertingkat, Air Terjun, dan Tangga Seribu
Batu Pake Gojeng: Situs Megalitikum di Sinjai yang Padukan Sejarah, Panorama Alam, dan Mitos Lokal
Pemerintah Desa Mattoanging Bangun Jaringan Air Bersih 1 Km pada 2026
Tim Pengacara Nadiem Minta Lembaga Pengawas Awasi Sidang Korupsi Chromebook