Hi!Pontianak – Aksi pencurian di sebuah rumah warga di Desa Wajok Hulu, Jongkat, Mempawah, akhirnya berujung di tangan polisi. Unit Reskrim Polsek Jongkat berhasil meringkus pelakunya, ND, yang diduga kuat mengambil emas dan kartu ATM milik korban.
Penangkapan terjadi di Jalan Wr. Supratman, Kota Pontianak, pada Selasa (2/12/2025). Namun begitu, kisahnya berawal lebih awal.
Menurut Kapolsek Jongkat, IPTU Kusdarwanto, yang menyampaikan penjelasan atas nama Kapolres Mempawah AKBP Jonathan David Harianthono, kejadian pencuriannya sendiri berlangsung pada 1 November lalu.
“Korban baru pulang kerja waktu itu,” jelas Kusdarwanto.
“Dia berniat mengambil kartu ATM dari lacinya untuk tarik tunai. Tapi ternyata kartu itu sudah raib. Pin yang ditulis di secarik kertas juga ikut lenyap. Belum lagi dua buah gelang emas miliknya, dengan total berat 24 gram, turut menghilang.”
Korban yang panik langsung bergegas ke Bank BRI Jungkat untuk memblokir kartunya. Sayangnya, tindakan itu sudah terlambat. Saat dicek di mesin ATM, saldo yang semula sekitar Rp 8 juta ternyata sudah menyusut drastis.
“Tinggal tersisa Rp100 ribu saja,” tambah Kusdarwanto. “Akibat peristiwa ini, total kerugian yang diderita korban mencapai Rp 56,8 juta.”
Laporan korban pun segera ditindaklanjuti. Tim Reskrim bergerak cepat, melakukan penyelidikan mendalam. Mereka juga memeriksa rekaman CCTV di bank tersebut, untuk melacak siapa yang melakukan penarikan dana ilegal itu.
Usaha mereka tak sia-sia. Setelah melalui serangkaian penyelidikan, lokasi pelaku akhirnya bisa dipastikan.
“Pada 2 Desember, pelaku terlihat di Jalan Wr. Supratman,” pungkas Kusdarwanto, menutup penjelasannya. “Anggota kami lalu melakukan pengejaran dan berhasil menangkapnya di tempat.”
Artikel Terkait
Petani Papua Siap Bergabung dalam Program Cetak Sawah, Pemerintah Siapkan Anggaran Rp5 Triliun
Guru Besar Hukum UI Kritik Gaya Kepemimpinan Prabowo: Presiden Dinilai Abaikan Peran Teknokrat dan Birokrasi Kemlu
Guru Besar UI Kritik Ketidakselarasan Kebijakan Luar Negeri Prabowo dengan Aspirasi Publik
Pemerintah Siapkan Evaluasi Total Program Makan Bergizi Gratis dan Dorong Ekonomi Restoratif