Siang itu, Rabu (3/12), sebuah mobil patroli Polda Sumatera Barat terlibat kecelakaan di kawasan Lubuk Selasih, Kabupaten Solok. Mobil itu sedang dalam tugas mengawal ambulans yang membawa jenazah korban banjir bandang.
Menurut sejumlah saksi, kejadiannya cukup mengerikan. Mobil patroli yang biasa kita lihat berjaga itu nyaris separuh badannya masuk ke dalam kolong truk yang ada di depannya. Posisinya persis di belakang truk tersebut.
Kasat PJR Polda Sumbar, AKBP Andis Anshori, membenarkan insiden ini keesokan harinya.
"Betul. Satu unit mobil patwal kami alami kecelakaan,"
Akibat benturan keras, pengemudi dan penumpang patroli mengalami luka-luka, terutama di bagian kepala. Mereka langsung dilarikan ke RSUD Arosuka untuk mendapatkan perawatan.
Andis kemudian menjelaskan konteks tugas mereka. Rupanya, mobil itu sedang mengawal pengiriman jenazah seorang korban banjir bandang. Rutenya dari Rumah Sakit Bhayangkara Padang menuju Solok.
Nah, di sinilah masalahnya. Pasca putusnya total Jalan Nasional Lembah Anai, satu-satunya jalur yang bisa dilalui dari Padang ke Solok hanyalah Jalur Sitinjau Lauik. Dampaknya bisa ditebak: kemacetan parah.
Arus kendaraan di Sitinjau Lauik jadi luar biasa padat. Antrean kendaraan mengular panjang, menciptakan kondisi jalan yang sangat rentan. Situasi seperti inilah yang diduga kuat menjadi pemicu kecelakaan tersebut.
Artikel Terkait
Hasil Piala Dunia 2026: Kolombia Kalahkan RD Kongo 1-0, Kunci Tiket ke 32 Besar
Enam Negara Pastikan Tiket ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, Lima Tim Resmi Tersingkir
Mahfud MD: Rekomendasi Reformasi Polri Diabaikan, UU Polri yang Disahkan Bertentangan dengan Usulan Komisi
PBB Anugerahkan Penghargaan Pelayanan Publik 2026 ke Arab Saudi Berkat Proyek Data Nasional dan AI Estishraf