Langit di atas Sumatera Utara dan Aceh masih ramai oleh aktivitas pesawat. Bukan untuk evakuasi, melainkan untuk upaya lain yang tak kalah penting: menabur garam di awan. Ya, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) terus digelar pasca bencana banjir dan longsor yang melanda.
Dalam jumpa pers virtual Rabu lalu, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menjelaskan alasan di balik langkah ini.
“Untuk Sumut dan Aceh, OMC masih terus kita lakukan. Tujuannya tidak hanya untuk percepat operasi pembersihan jalur transportasi oleh tim darat,” ujar Abdul.
Ia menambahkan, upaya ini juga punya misi krusial lain. Yakni, menjaga agar distribusi logistik lewat udara bisa berjalan maksimal. Soalnya, cuaca buruk masih mengancam di beberapa titik, mengganggu akses bantuan.
“OMC sangat vital dan terus dilakukan hingga batas waktu sesuai kebutuhan tim darat dan distribusi logistik udara,” tegasnya.
Menurut data yang dipaparkan, operasi di Sumut saja sudah mencapai 21 sorti dengan 16 ton bahan semai ditaburkan. Upaya ini jelas bukan pekerjaan mudah, namun dianggap penting untuk mendukung kerja-kerja di darat.
Artikel Terkait
Pilkada Lewat DPRD: Alarm Bahaya bagi Kedaulatan Rakyat
Tim SAR Berjuang di Medan Ekstrem, Korban Pesawat ATR 42-500 di Bulusaraung Belum Ditemukan
Kisah Elida Netti: Saat Jokowi Disebut Berkuasa Atur Panggilan Polisi
Genangan Satu Meter Surut, Jalan Suprapto Cempaka Putih Kembali Dilalui Kendaraan