Langit di atas Sumatera Utara dan Aceh masih ramai oleh aktivitas pesawat. Bukan untuk evakuasi, melainkan untuk upaya lain yang tak kalah penting: menabur garam di awan. Ya, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) terus digelar pasca bencana banjir dan longsor yang melanda.
Dalam jumpa pers virtual Rabu lalu, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menjelaskan alasan di balik langkah ini.
“Untuk Sumut dan Aceh, OMC masih terus kita lakukan. Tujuannya tidak hanya untuk percepat operasi pembersihan jalur transportasi oleh tim darat,” ujar Abdul.
Ia menambahkan, upaya ini juga punya misi krusial lain. Yakni, menjaga agar distribusi logistik lewat udara bisa berjalan maksimal. Soalnya, cuaca buruk masih mengancam di beberapa titik, mengganggu akses bantuan.
“OMC sangat vital dan terus dilakukan hingga batas waktu sesuai kebutuhan tim darat dan distribusi logistik udara,” tegasnya.
Menurut data yang dipaparkan, operasi di Sumut saja sudah mencapai 21 sorti dengan 16 ton bahan semai ditaburkan. Upaya ini jelas bukan pekerjaan mudah, namun dianggap penting untuk mendukung kerja-kerja di darat.
Di sisi lain, kabar duka terus berdatangan. BNPB melaporkan angka korban jiwa yang terus bertambah. Hingga saat ini, korban meninggal di seluruh Sumatera telah mencapai 770 orang. Angka yang menyayat hati.
Belum lagi mereka yang belum ditemukan. Pencarian terhadap 463 jiwa yang masih hilang terus digenjot tanpa henti.
“Total korban meninggal dunia 770 jiwa dan korban hilang 463 jiwa,” kata Abdul Muhari dengan nada berat.
Rinciannya, Aceh mencatat 277 korban meninggal dengan 193 orang hilang. Sementara Sumut, provinsi yang juga terdampak parah, kehilangan 299 nyawa. Tim SAR masih berusaha menemukan 159 warga lainnya.
Wilayah lain seperti Sumatera Barat pun tak luput. Di sana, 194 orang dikonfirmasi meninggal dan 111 orang masih dalam pencarian.
Situasinya memang masih sangat sulit. Di tengah upaya penyelamatan dan pemulihan, langit pun ikut 'bekerja' lewat OMC, berharap cuaca bisa lebih bersahabat agar bantuan segera sampai.
Artikel Terkait
100 Ribu Petani dan Nelayan dari Seluruh Indonesia Padati Gorontalo Sambut Presiden Prabowo di Puncak PENAS XVII
NBA Draft 2026: AJ Dybantsa Pilihan Pertama, Mega-trade Giannis ke Miami Guncang Brooklyn
Marco Palestra Pilih Chelsea, Inter Milan Gigit Jari — Transfer 55 Juta Euro Guncang Bursa
Cristiano Ronaldo Ukir Sejarah: Pemain Pertama Cetak Gol di Enam Edisi Piala Dunia