Akses Darat Mulai Pulih, Operasi Udara Dipercepat untuk Bantu Korban Aceh

- Rabu, 03 Desember 2025 | 20:36 WIB
Akses Darat Mulai Pulih, Operasi Udara Dipercepat untuk Bantu Korban Aceh

Kondisi di Aceh pasca banjir dan longsor mulai menunjukkan titik terang. Abdul Muhari, Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, memberikan update terbaru soal akses jalan. Intinya, beberapa jalur yang sempat putus total kini sudah bisa dilalui lagi.

“Ada beberapa jalur transportasi yang kami dapat sampaikan bahwa Pidie ke Pidie Jaya itu sudah normal, dapat dilalui,”

kata Abdul dalam konferensi pers di Aceh, Rabu (3/12).

Memang, tidak semuanya pulih seratus persen. Tapi setidaknya, jalan-jalan itu sudah bisa dipakai untuk mengirimkan bantuan. Itu yang utama saat ini.

“Kemudian Aceh Utara ke Aceh Timur itu bisa dilewati meskipun masih ada genangan di kawasan Peureulak. Kemudian Aceh Utara Bener Meriah itu dapat dilalui terbatas oleh kendaraan roda dua,”

jelasnya lebih lanjut.

Lalu ada rute Aceh Tamiang-Langkat. Menurut Abdul, kondisi di sana berangsur membaik. Genangan air masih ada, sih. Namun, truk-truk pengangkut logistik dan BBM sudah bisa lewat. Itu kabar baik.

Namun begitu, tidak semua wilayah beruntung. Beberapa daerah masih terisolasi, susah dijangkau dari darat. Gayo Lues, misalnya.

“Tapi ini bisa kita jangkau dari Udara,”

ujar Abdul, menyiratkan bahwa operasi udara menjadi andalan.

Nah, soal operasi udara ini, upaya distribusi lewat langit ternyata lebih gencar dari rencana. Kalau pagi tadi hanya menargetkan 14 sorti penerbangan, faktanya hari ini bisa ditingkatkan jadi 18 sorti.

“Ini juga sesuai dengan strategi untuk mengatasi keterbatasan tonase ketika kita menggunakan jalur udara, maka frekuensi penerbangan akan kita perbanyak termasuk juga dengan memperbanyak unit-unit dari satuan udara yang kita gunakan,”

tuturnya menerangkan strategi tersebut.

Untuk mewujudkannya, BNPB mengerahkan 15 unit satuan udara. Upaya ini benar-benar dikebut untuk memastikan bantuan sampai. Makanan, obat-obatan, vitamin semua dikirim khususnya untuk warga di Aceh Timur dan Aceh Tengah yang paling terdampak. Situasinya darurat, tapi responsnya perlahan mulai terasa di lapangan.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar