Video itu tiba-tiba membanjiri linimasa. Tampak jelas, puluhan batang kayu gelondongan hanyut tak berdaya dihantam arus banjir di Sumatera Utara. Tak butuh waktu lama, unggahan itu langsung memantik reaksi. Banyak warganet yang menghubung-hubungkan kayu-kayu itu dengan isu deforestasi yang diduga jadi pemicu bencana alam di wilayah tersebut.
Merespons viralnya video tersebut, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo akhirnya angkat bicara. Dari Lanud Halim Perdanakusuma, Rabu (3/12), Sigit mengaku pihaknya sudah mengambil langkah awal.
"Kami secara lisan sudah berkoordinasi dengan Menteri Kehutanan," ujarnya.
Namun begitu, koordinasi itu baru permulaan. Esok harinya, Kamis (4/12), Sigit memberikan penjelasan lebih lanjut. Rencananya, polisi akan segera duduk bersama dengan instansi terkait. Tujuannya jelas: membentuk tim khusus untuk menyelidiki dari mana sebenarnya kayu-kayu gelondongan itu berasal.
Artikel Terkait
Serpihan Ditemukan, Menteri Perhubungan Pantau Langsung Pencarian ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung
Noe Letto di Wantimpres: Penunjukan Strategis atau Strategi Penjinakan?
Prabowo Menitikkan Air Mata di Pernikahan Sekretaris Pribadinya
Pernikahan di Tengah Banjir, Sukacita Tak Tergenang Air