Kawasan industri PT IMIP di Morowali lagi-lagi jadi sorotan. Baru-ba ru kisah bandaranya yang ramai, kini giliran isu ketimpangan gaji yang bikin banyak orang menggeleng. Kali ini, yang jadi bahan perbincangan adalah gaji fantastis yang diterima pekerja asal China untuk pekerjaan yang maaf bukan hal rumit: menyapu.
Menurut seorang mantan karyawan yang diwawancarai program 'Rakyat Bersuara', TKA dari China yang bertugas sebagai petugas kebersihan digaji sekitar 8.000 Yuan per bulan. Kalau dirupiahkan, angkanya sekitar Rp18,7 juta.
"Saya tanya lewat penerjemah 'senang tidak kerja di Indonesia'. Dia jawab senang sekali'. Mereka digaji sekitar 8.000 Yuan,"
kata mantan karyawan yang disamarkan sebagai 'Mr X' itu.
Pengakuan ini langsung memantik reaksi. Ya iyalah, wajar saja publik gerah. Bagaimana tidak? Pekerja lokal yang ngurus hal-hal berat dan berisiko tinggi di area smelter, dapatnya belum tentu segitu. Sementara, pekerjaan bersih-bersih yang sebenarnya bisa dilakukan tenaga sekitar malah dibayar super tinggi untuk tenaga impor.
Artikel Terkait
Dari Aceh ke Donbass: Kisah Briptu yang Desersi dan Jadi Tentara Bayaran Rusia
Senator Papua Kritik Lembaga Baru: Papua Butuh Dialog, Bukan Birokrasi
Gema Bangsa Resmi Melangkah, Langsung Dukung Prabowo di 2029
Sutoyo Abadi Soroti Kekeliruan Fatal: Kedaulatan Rakyat Bukan Milik DPR