Selasa siang (2/12) kemarin, Istana Kepresidenan di Jakarta menjadi tempat pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dan Ketua MPR Ahmad Muzani. Pertemuan itu tak cuma basa-basi. Mereka membicarakan situasi genting di sejumlah wilayah Sumatera yang baru saja dilanda bencana.
“Ya, tadi kami dengan Presiden membahas beberapa persoalan-persoalan yang ringan-ringan sampai persoalan-persoalan yang agak serius,” ujar Muzani usai bertemu, ditemui di sekitar kompleks Istana.
Rupanya, topik utama yang mengemuka adalah banjir bandang dan tanah longsor yang menerjang Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Menurut Muzani, Prabowo menyoroti masalah ini dengan sangat serius. Presiden dikatakan memaparkan secara rinci apa yang ia saksikan langsung di lapangan.
“Beliau melihat langsung musibah yang terjadi di Sumatera Utara, di Aceh, dan di Sumatera Barat. Beliau melihat langsung kerusakan dari musibah tersebut, pengungsi serta masyarakat yang terdampak akibat dari musibah tersebut,” jelas politikus Gerindra itu.
Ada satu hal yang tampak menonjol dari penuturan Muzani: empati. Ia menyebut Prabowo punya perhatian mendalam, khususnya bagi warga yang kehilangan sanak saudara.
“Beliau merasakan bagaimana beban berat yang dirasakan oleh masyarakat, termasuk beliau merasakan bagaimana warga yang terkasih, yang tersayang hilang, yang sampai sekarang belum ditemukan jasad dan jenazahnya,” ucapnya dengan nada rendah.
Di sisi lain, pembicaraan juga menyentuh langkah-langkah konkret ke depan. Perhatian penuh, kata Muzani, diberikan untuk percepatan pemulihan. Mulai dari bantuan langsung untuk warga, urusan logistik yang mendesak, hingga hal-hal teknis seperti perbaikan infrastruktur dasar yang rusak parah.
“Semuanya itu bagi beliau sebuah hal yang dipikirkan amat serius, bagaimana memulihkan keadaan di sana, memenuhi kebutuhan-kebutuhan di sana, termasuk memulihkan kondisi infrastruktur yang sekarang terputus,” tandas Muzani, mengakhiri penjelasannya.
Pertemuan singkat itu, setidaknya, memberi gambaran bahwa bencana di Sumatera menjadi prioritas utama di meja kepresidenan. Langkah selanjutnya tentu dinanti.
Artikel Terkait
Polisi Bekuk Komplotan Pembobol Rumah Lintas Provinsi, Incar Rumah Kosong dengan Ciri Lampu Teras Menyala
Garuda Muda Kalahkan China 1-0 di Laga Perdana Piala Asia U-17 2026
Arsenal Vs Atletico Madrid: Laga Penentuan Tiket Final Liga Champions di Emirates
Paus Sperma 15 Meter Terdampar Mati di Pantai Jembrana Bali