"Ini kan harus naik kelas, Pak," tambahnya.
Di sisi lain, harapannya lebih besar lagi. Dedi ingin Sumedang tetap kokoh sebagai kawasan industri. Alasannya sederhana: biaya logistik. Menurutnya, selama pasar penjualan masih berkutat di wilayah Jawa Barat, ongkos angkut tidak akan membebani.
"Mudah-mudahan Sumedang tetap menjadi pusat kawasan industri," harap Dedi.
"Seluruh pelaku industri di sini harus merasa terlayani dan terlindungi, punya pasar yang jelas. Dari sisi itu, biaya angkutnya sudah tidak terlalu mahal kalau jualnya masih di Jabar," jelasnya melanjutkan.
Gagasan itu terdengar seperti langkah kecil. Tapi jika dijalankan, bisa jadi terobosan yang mengubah wajah sebuah kuliner tradisional. Naik kelas, persis seperti yang diucapkannya.
Artikel Terkait
Jadwal Salat dan Amalan Nuzulul Quran untuk Warga Makassar, 5 Maret 2026
Jadwal Imsak dan Salat Bandung Hari Ini, 5 Maret 2026
Imsak Yogyarta Pukul 04.18 WIB, Ini Anjuran Rasulullah Soal Keberkahan Sahur
SBY Sampaikan Dukungan Penuh dan Pertimbangan Strategis untuk Prabowo Atasi Konflik AS-Israel-Iran