Kebakaran maut di apartemen Wang Fuk Court, yang menewaskan 151 orang, mendorong pemerintah Hong Kong bertindak cepat. Kepala Eksekutif John Lee punya rencana. Dia mengumumkan akan membentuk sebuah komite independen untuk menyelidiki tragedi ini sampai ke akarnya.
"Saya akan membentuk komite independen untuk menjalankan peninjauan menyeluruh dan komprehensif," tegas John Lee dalam sebuah konferensi pers, Selasa lalu.
"Tujuannya jelas: mereformasi sistem kerja konstruksi agar tragedi semacam ini tidak terulang lagi di masa depan."
Menurutnya, komite penyelidik ini nantinya akan dipimpin oleh seorang hakim. Langkah ini diambil untuk memastikan investigasi berjalan objektif dan mendalam.
Sementara itu, di lapangan, penyelidikan forensik sudah bergulir. Eric Chan Kwok-ki, Sekretaris Utama Administrasi, mengungkapkan polisi telah mengambil sampel jaring perancah dari 20 titik berbeda di kompleks itu. Hasilnya cukup mengejutkan.
Tujuh sampel yang diambil dari gedung Wang Tai, Wang Tao, Wang Yan, dan Wang Chi House ternyata gagal memenuhi standar tahan api. Artinya, material itu mudah sekali terbakar.
Artikel Terkait
Menkum HAM Ingatkan Aparat Hati-hati Tangkap dan Tahan Usai Pembebasan Aktivis
Anggota DPR Apresiasi Transparansi Pemerintah Soal Stok BBM untuk Tiga Pekan
Harga Emas Antam Naik Rp35.000, Sentuh Rp3,059 Juta per Gram
Polda Maluku Musnahkan Ribuan Liter Sopi Hasil Operasi Gabungan