Lampung Geh, Bandar Lampung – Ditpolairud Polda Lampung baru saja memperingati HUT ke-75. Tapi perayaan kali ini punya nuansa yang berbeda. Di tengah suka cita ulang tahun, ada keprihatinan mendalam untuk saudara-saudara di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat yang dilanda banjir bandang dan tanah longsor. Sebagai bentuk solidaritas, mereka menggelar salat gaib.
Acara itu digelar Senin (1/12) di Masjid Markas Ditpolairud. Tak cuma salat gaib, rangkaiannya juga diisi dengan istighotsah dan doa bersama. Intinya, mereka ingin menguatkan korban bencana lewat dukungan moral dan spiritual.
Menurut Direktur Polairud Polda Lampung, Kombes Boby Paludin Tambunan, inilah cara mereka menunjukkan kepedulian.
"Doa ini kami panjatkan untuk saudara-saudara kita yang tertimpa musibah. Semoga mereka diberi kekuatan dan perlindungan," ujar Boby.
Ia menegaskan, jajarannya siap turun tangan membantu upaya kemanusiaan. Bantuan logistik atau dukungan operasi di perairan, jika diperlukan, bisa dijalankan.
Namun begitu, Boby menekankan bahwa semangat saling menguatkan adalah fondasi utama. Proses pemulihan pascabencana, kata dia, butuh lebih dari sekadar bantuan materi.
"Doa bersama ini menjadi penanda bahwa dukungan Polri tidak hanya hadir melalui langkah operasional, tetapi juga melalui penguatan moral dan spiritual bagi masyarakat yang sedang berduka," pungkasnya.
Jadi, di usia ke-75 ini, Ditpolairud Lampung memilih untuk berbagi dengan yang sedang berduka. Sebuah refleksi yang patut diapresiasi. (Yul)
Artikel Terkait
Mufli Hidayat Perpanjang Kontrak di PSM Makassar, Bantah Rumor Pindah ke PSS Sleman dan Persebaya
Afrika Selatan Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, 13 Tim Sudah Pastikan Tiket
Trans Sulsel Angkut 1,15 Juta Penumpang dalam Setahun Usai Dikelola Pemprov
Brasil Hancurkan Skotlandia 3-0, Pastikan Puncak Klasemen Grup C Piala Dunia 2026