Rapat koordinasi di Kantor Kemendagri, Jakarta, Senin (1/12), diwarnai peringatan serius. Lodewijk F. Paulus, sang Wakil Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, meminta semua pihak meningkatkan kewaspadaan. Fokusnya? Dampak fenomena iklim ekstrem yang sedang terjadi, terutama kemunculan Siklon Tropis Senyar.
Menurut Lodewijk, siklon ini berada dalam kondisi anomali. Yang menarik, ia menyoroti langkah antisipasi Filipina. Negeri itu disebut sudah punya persiapan yang lebih matang menghadapi terbentuknya siklon serupa.
Tak main-main, Siklon Tropis Senyar diduga menjadi salah satu pemicu bencana hebat di Sumatra. Banjir bandang dan tanah longsor telah menerjang tiga provinsi: Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Artikel Terkait
SBY Sampaikan Dukungan Penuh dan Pertimbangan Strategis untuk Prabowo Atasi Konflik AS-Israel-Iran
Kapolri Apresiasi Sinergi Forkopimda Jabar, 168 Rumah Dibangun untuk Warga Kurang Mampu
KPK Bantah Pengakuan Bupati Fadia Soal Fokus Urusan Seremonial
Jonatan Christie Lolos ke 16 Besar All England Lewat Pertarungan Tiga Gim