Bandar Lampung, Rabu (26/11)
Pemerintah Lampung Gaet Pelaku Usaha untuk Dongkrak Ekonomi
Suasana ruang pertemuan Mahan Agung pagi itu cukup ramai. Sekitar 250 pelaku usaha memadati acara "Ngopi Pagi" yang digelar Pemprov Lampung. Forum ini jadi momen penting bagi Gubernur Rahmat Mirzani Djausal yang akrab disapa Mirza untuk menjalin silaturahmi sekaligus berbagi visi pembangunan.
Dalam pertemuan itu, Mirza menekankan betapa kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha adalah kunci untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Menurutnya, kerja sama ini bak pondasi yang harus terus diperkuat.
"Kita bercerita tentang apa yang akan dilakukan Pemerintah Provinsi Lampung ke depan dan kolaborasi apa yang bisa dilakukan dengan dunia usaha," ujar Mirza.
Acara dibagi dalam dua sesi. Selain soal iklim usaha, pemerintah juga membuka ruang diskusi untuk peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), terutama di sektor pendidikan. Mirza tak menampik bahwa IPM masih jadi pekerjaan rumah yang butuh perhatian serius.
Di sisi lain, kondisi perekonomian Lampung sebenarnya cukup menggembirakan. Provinsi ini menduduki peringkat ke-4 terbesar di Sumatera dengan nilai PDRB mencapai Rp483,8 triliun. Angka yang tak main-main.
"Perekonomian Provinsi Lampung menempati posisi ke-4 terbesar di Sumatera dengan nilai PDRB yang mencapai Rp483,8 triliun. Hal ini didorong oleh komposisi ekonomi yang didominasi pada sektor pertanian sebagai penopang utama," jelasnya.
Artikel Terkait
Profesor Didin Soroti Tantangan Ideologis Umat Islam di Tengah Arus Sekularisasi
Rocky Gerung Soroti Isu Kemanusiaan dan Lingkungan dalam Pidato Megawati di Rakernas PDIP
Timothy Ronald dan Akademi Crypto Dilaporkan Polisi, Diduga Tipu Investor
Menkes Minta Rumah Rusak Tenaga Kesehatan Aceh Segera Diperbaiki