Sore itu, di gedung DPP Partai Demokrat di Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, terjadi sebuah pertemuan yang cukup menarik perhatian. Almuzammil Yusuf, Presiden PKS, hadir untuk bertemu dengan para elite Partai Demokrat. Agenda utamanya? Mendapatkan petuah dari penerus pendiri partai tersebut, Susilo Bambang Yudhoyono.
Dari kubu Demokrat, dua putra SBY hadir langsung. Ada Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) selaku Ketua Umum dan Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) yang menjabat Ketua Fraksi. Sementara Almuzammil tak datang sendirian; ia didampingi oleh Sohibul Iman, Ketua Majelis Syuro PKS.
Almuzammil tak menyembunyikan harapannya. “Kami berharap bisa belajar dari pengalaman Pak SBY yang diwariskan kepada Mas AHY, Mas Ibas, dan kawan-kawan,” ujarnya seusai pertemuan.
Ia menambahkan, “Banyak hal yang bisa kami pelajari dari keberhasilan beliau di masa lalu.”
Menurut Almuzammil, hubungan antara PKS dan Demokrat bukanlah hal yang baru. Sejarah panjang telah mereka jalani bersama. “Kami sangat menghargai Demokrat. Dulu, saat Pak SBY menjadi Presiden, kami sudah berkoalisi. Kami ada di dalamnya,” kenangnya.
Suasana pertemuan itu sendiri digambarkannya sangat cair dan penuh kehangatan. “Dialogis sekali. Penuh nuansa persahabatan dan kenegarawanan. Kami saling menghormati dan menjaga komitmen,” sambungnya.
Di sisi lain, ada satu hal yang kini menyatukan mereka: dukungan terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Almuzammil menegaskan, PKS dan Demokrat kompak dalam hal ini.
“Kami sama-sama mendukung Pak Prabowo. Apa yang disampaikan Mas AHY tadi sejalan dengan pernyataan kami sejak awal. Dukungan PKS kepada Pak Prabowo diberikan sepenuhnya,” tuturnya.
Ia pun menutup dengan harapan. “Kami berharap beliau sukses memimpin lima tahun ke depan. Kesuksesan beliau, itu yang akan membawa kebahagiaan bagi seluruh rakyat Indonesia.”
Artikel Terkait
Prabowo dan KSAD Bahas Capaian TNI AD: 300 Jembatan dan Renovasi Sekolah Tuntas dalam Tiga Bulan
IHSG Melemah Tipis ke 7.621, Tekanan Jual Masih Membayangi
Mentan: Swasembada Pangan Hanya Mungkin dengan Sinergi Pusat-Daerah
PN Jakarta Pusat Tolak Eksepsi Mardiono, Perkara Muktamar PPP Lanjut ke Pemeriksaan Bukti