Rencana peluncuran SAM Airlines maskapai baru yang akan melayani penerbangan langsung jemaah haji dan umrah dari Aceh ke Arab Saudi kembali ditegaskan oleh Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Mualem. Targetnya, penerbangan perdana bisa lepas landas awal 2026.
Mualem menyampaikan hal itu usai duduk bersama investor dan pendiri PT SAM Airlines, plus perwakilan asosiasi travel umrah di Banda Aceh, Sabtu lalu (22/11). Suasana di Pendopo Gubernur Aceh waktu itu cukup hangat. Pertemuan itu juga dihadiri Muchlis Hasyim, sang pendiri PT SAM Airlines, Datin Seri Vie Shantie Khan, dan Ketua KATUHA Aceh, Mahfud Ahmad Makam.
“Kami sudah sepakat membentuk satu penerbangan yaitu SAM Airlines. Insya Allah bisa beroperasi awal 2026,”
kata Mualem dengan nada optimis.
Dia bilang, penerbangan langsung dari Aceh ini bakal memangkas waktu tempuh ke Saudi. Cuma enam sampai enam setengah jam. Lumayan, kan? Soal harga tiket, Mualem memastikan bakal lebih murah. Tapi angka pastinya belum mau dia buka.
Di sisi lain, Muchlis Hasyim mengungkapkan bahwa persiapan PT SAM Airlines sudah berjalan sekitar dua bulan. Proses pengurusan administrasi dan perizinan terus digenjot. Menurutnya, respons dari pemerintah pusat juga positif.
“Pengurusan sudah berjalan. Ini disambut baik oleh presiden dan pihak lainnya,”
tuturnya.
Sementara itu, Datin Seri Vie Shantie Khan menjelaskan bahwa persiapan armada, perizinan, dan kerja sama internasional sedang berlangsung dengan cukup lancar. Mereka sudah memesan pesawat antara tiga sampai sepuluh unit. Jenisnya beragam, mulai dari Boeing 777 sampai pesawat buatan China.
“Pesawatnya sebenarnya sudah ada, hanya izinnya yang sedang kita selesaikan. Target seluruh izin tuntas Januari,”
ungkap Vie.
Dia menambahkan, komunikasi dengan Kedutaan Besar Arab Saudi terus dijalin. Gubernur Aceh pun turut hadir dalam beberapa pertemuan penting. Vie juga menyoroti pengalaman para pelaku industri penerbangan yang terlibat di balik SAM Airlines. Mulai dari operator Dream Tour hingga maskapai yang biasa melayani jemaah. Itu semua jadi modal kuat.
Lalu bagaimana respons dari asosiasi travel umrah setempat?
Ketua KATUHA Aceh, Mahfud Ahmad Makam, menyambut positif kehadiran maskapai baru ini. Penerbangan perdana untuk umrah rencananya digelar awal Januari 2026. Tapi, semuanya masih bergantung pada kuota jemaah yang tersedia. Ya, tinggal tunggu realisasinya saja.
Artikel Terkait
Bupati Bone Resmi Buka Rakor GTRA 2026, Dorong Reforma Agraria untuk Kesejahteraan Masyarakat
BMKG: Cuaca Makassar Cerah Berawan Sepanjang Hari Ini, Tak Ada Potensi Hujan Signifikan
Dua Tewas dalam Kecelakaan Beruntun di Sidoarjo, Berawal dari Mobil Diduga Dikemudikan Sopir Mengantuk
Federasi Iran Klaim Jatah Tiket Piala Dunia 2026 Dicabut Sepihak, Suporter Terancam Gagal Nonton