Suasana mencekam sempat menyelimuti Jalan Seroja, Denpasar, Bali. Semuanya berawal dari sebuah koper yang ditinggalkan begitu saja di depan sebuah salon. Setelah penyelidikan, polisi akhirnya berhasil mengidentifikasi pemiliknya: Syaiful, seorang pemulung berusia 30 tahun.
Kasi Humas Polresta Denpasar, AKP I Ketut Sukadi, membenarkan hal ini.
"Identitas pemilik koper bernama Syaiful, usia 33 tahun, dan pekerjaannya sebagai pemulung,"
Kronologinya ternyata cukup sederhana. Pada Jumat pagi itu, sekitar pukul 08.00 WITA, Syaiful datang ke sebuah bengkel dekat salon hanya untuk mengganti ban motornya. Dia menaruh gerobak rongsokan dan koper tua itu di teras bengkel. Setengah jam kemudian, urusannya selesai. Dia mengambil gerobaknya, naik ke motor, dan pergi. Sayangnya, dia lupa kalau koper itu tidak ikut dibawa.
Rencananya sih, koper berisi rongsokan itu mau dibuang ke TPA Pasar Kreneng. Tapi, ya itu tadi, dia kelupaan.
"Setelah ban saksi tersebut selesai diganti, kemudian menaikkan gerobak rongsokannya ke atas sepeda motor, saksi lupa bahwa dirinya telah meninggalkan koper tersebut di sana dan langsung pergi dari bengkel,"
Koper itu pun tertinggal. Barulah malam harinya, sekitar pukul 22.50 WITA, pemilik bengkel bernama Agus (39) menggeser koper itu ke trotoar saat dia mau tutup bengkel. Agus cuma menduga itu barang titipan atau kelupaan, jadi dia taruh di tempat yang lebih terbuka dengan harapan pemiliknya datang kembali.
Namun begitu, esok harinya di Sabtu siang, koper itu masih saja ada. Pemilik salon yang melihatnya jadi kaget dan khawatir. Dia pun segera menghubungi pemilik ruko untuk membicarakan benda mencurigakan itu. Warga sekitar pun mulai heboh, suasana jadi tegang.
Mendapat laporan tersebut, Unit Jibom Brimobda Polda Bali langsung bergerak cepat. Mereka mengamankan lokasi dan dengan hati-hati memeriksa isi koper yang bikin penasaran itu. Ternyata? Tidak ada bahan peledak atau barang berbahaya sama sekali.
Isinya cuma barang-barang rongsokan biasa.
"Adapun isi koper tersebut yakni dua buah mika mainan anak-anak dan dua lembar triplek pintu lemari,"
Setelah situasi dinyatakan aman dan kondusif, Sukadi kembali memberikan imbauan.
"Dengan hasil tersebut, situasi di lokasi dinyatakan aman dan kondusif. Polsek Denpasar Utara mengimbau masyarakat untuk tetap waspada namun tidak panik, serta segera melaporkan apabila menemukan barang atau situasi mencurigakan di lingkungan sekitar,"
Jadi, semua berakhir baik. Koper yang sempat bikin geger itu isinya cuma rongsokan biasa, dan pemiliknya sudah ditemukan. Pelajaran berharganya? Tetap tenang dan laporkan hal mencurigakan, tapi jangan langsung panik.
Artikel Terkait
Jadwal Imsak dan Anjuran Sahur di Banjarmasin pada 24 Februari 2026
Pelajar Tewas Diduga Dianiaya Oknum Brimob di Tual, Tersangka Sudah Ditahan
Nadiem Makarim Serukan Anak Muda Tak Putus Asa dengan Indonesia di Tengah Sidang Korupsi
Ketua BEM UGM Laporkan Teror Anonim Usai Kritik Pemerintah