"Kita punya hal yang sama. Semangat dari Konferensi Asia Afrika tahun 1955 sangat bagus bagi Global South karena negara-negara di Global South terinspirasi oleh semangat Konferensi Asia Afrika di Bandung tahun 1955," jelasnya.
Hubungan bilateral kedua negara pun disebutnya semakin intens. Bagi Indonesia, Angola adalah mitra yang punya posisi istimewa. Mereka konsisten mendukung Indonesia di berbagai forum internasional. Kerja sama di sektor perdagangan juga terus digenjot.
Namun begitu, tantangan yang dihadapi juga serupa.
"Saya percaya Angola hampir memiliki tantangan yang sama [dengan Indonesia]. Kita juga sedang berjuang untuk mengembangkan human capital," tandasnya.
Jadi, di balik ucapan selamat yang hangat, terselip harapan untuk kolaborasi yang lebih erat di masa depan.
Artikel Terkait
Kemendagri Dorong Analis Kebijakan Papua Jadi Think Tank Berbasis Data
Imsak di Banjarmasin Pukul 05.04 WITA, Subuh 05.14 WITA
Jadwal Imsak dan Salat Hari Ini di Medan: Imsak Pukul 05:12 WIB
Atap Perpustakaan SD di Bondowoso Ambruk, Seluruh Koleksi Hancur