Status Gunung Semeru masih bertahan di level tertinggi, Level IV atau Awas. Hal ini ditegaskan kembali oleh Kepala PVMBG, Priatin Hadi Wijaya, dalam sebuah pertemuan di Bandung.
“Status masih level 4 dan rekomendasi masih di radius 8 kilometer, dan yang sektoral ke arah tenggara-selatan 20 kilometer,” jelas Hadi pada Jumat (21/11).
Maka dari itu, imbauan untuk masyarakat tetap sama: jauhi area dalam radius 8 km dari puncak. Terutama, hindari sama sekali wilayah sektoral sejauh 20 km ke arah tenggara-selatan. Daerah itu dinilai paling berisiko.
Namun begitu, jarak-jarak ini bukan harga mati. Tim ahli PVMBG terus bekerja, memantau perkembangan. Menurut Hadi, tidak menutup kemungkinan akan ada perluasan zona bahaya jika kondisi memburuk. “Nanti ahli kami akan bekerja keras apakah 20 kilometer itu tidak perlu diperluas lagi termasuk 8 kilometer juga akan dievaluasi kembali,” ucapnya.
Artikel Terkait
Indonesia Cetak Sejarah: Swasembada Pangan Tercapai Lebih Cepat dari Target
Impian Pramugari Berujung di Kantor Polisi, Wanita Palembang Pakai Seragam Palsu di Pesawat
Lumpur dan Kayu Sisa Bencana Disulap Jadi Material Rehabilitasi
Tito Gandeng BRIN dan BIG untuk Petakan Hunian Korban Bencana Sumatera