Kecelakaan mencekam terjadi di jalur busway 'langit' Cipulir, Kebayoran Lama. Dua bus TransJakarta koridor 13 bertabrakan, membuat puluhan penumpangnya terluka. Pasca insiden, polisi pun bergerak cepat. Mereka mengamankan kedua sopir bus yang terlibat untuk menjalani pemeriksaan mendalam.
Kabidhumas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, mengonfirmasi hal ini. "Untuk 2 orang sopir sudah diamankan di Subdit Gakkum Pancoran," ujarnya kepada awak media, Selasa (24/1/2026).
Menurut Budi, kasus ini berpotensi besar dikenai pasal pidana. Tersangka bisa dijerat dengan Pasal 310 Ayat 2 UU Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.
"Karena lalainya menyebabkan kecelakaan dan akibatkan luka ringan, ancaman penjara kurungan 1 tahun," jelas Budi.
Nah, pasal itu kemungkinan akan diterapkan, terutama kepada pengemudi yang diduga tertidur saat menyetir. Proses penyelidikan masih terus berjalan untuk mengungkap titik terang.
"Iya betul. Masih dalam proses pemeriksaan," kata Budi, menanggapi pertanyaan soal sopir berinisial Y yang mengaku ngantuk di balik kemudi.
Insiden ini sendiri terjadi pada Senin pagi, tepatnya pukul 07.15 WIB. Tabrakan adu banteng itu melibatkan bus Transjakarta Bianglala dan bus Mayasari Bakti yang sedang melintas di jalur yang berlawanan arah.
Kasubdit Gakkum Ditlantas, AKBP Ojo Ruslani, memaparkan kronologi awal. Sopir bus Bianglala, si Y, mengarah dari Kebayoran ke Cipulir. Sementara bus Mayasari Bakti yang dikemudikan A, menuju arah sebaliknya.
Hasil pemeriksaan sementara cukup mengejutkan. Pengemudi Y mengaku tertidur sejenak saat mengemudikan busnya.
"Y mengakui tertidur saat mengemudi, akibatnya kendaraannya masuk jalur yang berlawanan sehingga terjadi tabrakan adu banteng," tutur Ojo.
Akibat kelalaian sesaat itu, bus pun oleng dan nahas. Tabrakan tak terhindarkan, menghentak puluhan penumpang yang sedang dalam perjalanan pagi itu.
Artikel Terkait
Menteri Keuangan Israel Ultimatum Hamas: Serahkan Senjata atau Hadapi Pendudukan Gaza
Menlu RI Tegaskan Komitmen HAM dan Soroti Isu Palestina di Dewan HAM PBB
Ramadhan di Tenda Bencana: Solidaritas yang Tetap Hidup di Tengah Runtuhnya Rumah
Iran dan Rusia Sepakati Kesepakatan Senjata Rahasia Senilai Setengah Miliar Euro