Selasa, 24 Februari 2026. Bagi warga muslim Ambon, hari ini adalah hari keenam perjalanan spiritual di bulan Ramadhan. Seperti biasa, mengetahui jadwal imsak jadi hal penting sebelum menahan dahaga dan lapar seharian.
Ibadah puasa ini kan kewajiban, gak main-main. Dasarnya jelas, tertuang dalam Surat Al Baqarah ayat 183. Allah SWT berfirman:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِن قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ
Artinya kurang lebih: “Wahai orang yang beriman, diwajibkan kepadamu berpuasa sebagaimana telah diwajibkan kepada umat sebelummu agar kamu bertakwa.”
Nah, dalam prakteknya, puasa Ramadhan punya aturan waktu yang ketat. Bedanya sama puasa sunnah, misalnya. Untuk puasa wajib, niat harus sudah ditetapkan sebelum fajar menyingsing. Soal batas akhir makan sahur ini, Al-Quran juga udah ngasih sinyal.
Allah berfirman dalam QS Al-Baqarah: 187:
وَكُلُواْ وَاشْرَبُواْ حَتَّى يَتَبَيَّنَ لَكُمُ الْخَيْطُ الأَبْيَضُ مِنَ الْخَيْطِ الأَسْوَدِ مِنَ الْفَجْرِ
Intinya, kita boleh makan dan minum sampai jelas terlihat benang putih dari benang hitam, alias fajar. Itulah mengapa jadwal imsakiyah, yang biasanya beberapa menit sebelum subuh, jadi patokan praktis.
Nah, buat yang di Kota Ambon dan sekelilingnya, catatan waktunya untuk hari Selasa ini begini. Waktu Imsak jatuh pada pukul 05.09. Beberapa menit kemudian, azan Subuh akan berkumandang pukul 05.19. Sementara waktu berbuka, Maghrib, datang lebih cepat di pukul 18.49.
Kalau bicara soal niat, ini agak menarik. Para ulama punya penekanan yang sedikit berbeda. Mazhab Asy-Syafi'iyah menempatkan niat sebagai rukun puasa. Sementara ulama dari kalangan Hanafiyah, Malikiyah, dan Hanabilah menganggapnya sebagai syarat. Tapi intinya sama: niat itu urusan hati.
Melafalkan dengan lisan itu bagus, tapi yang paling utama ya kesungguhan di dalam dada. Niat yang tulus dalam hati sudah cukup, meski tak diucapkan.
Bacaan niat puasa Ramadhan biasanya seperti ini:
نـَوَيْتُ صَوْمَ غـَدٍ عَـنْ ا َدَاءِ فـَرْضِ شـَهْرِ رَمـَضَانِ هـَذِهِ السَّـنـَةِ لِلـّهِ تـَعَالىَ
"Nawaitu shouma ghodin 'an adaain fardhi syahri romadhoona haadzihissanati lillahi ta'aala."
Artinya, "Saya niat berpuasa esok hari untuk menunaikan fardhu bulan Ramadhan tahun ini, karena Allah Ta'ala."
Semoga informasi jadwal dan pengingat singkat tentang niat ini bermanfaat. Selamat menunaikan ibadah puasa.
Artikel Terkait
Menteri Keuangan Israel Ultimatum Hamas: Serahkan Senjata atau Hadapi Pendudukan Gaza
Menlu RI Tegaskan Komitmen HAM dan Soroti Isu Palestina di Dewan HAM PBB
Ramadhan di Tenda Bencana: Solidaritas yang Tetap Hidup di Tengah Runtuhnya Rumah
Iran dan Rusia Sepakati Kesepakatan Senjata Rahasia Senilai Setengah Miliar Euro