"Ini dinamika organisasi yang sedang berjalan. Saya minta semua pengurus dan warga NU tetap tenang, tidak terbawa arus berita yang menyesatkan, dan tidak memperbesar kesalahpahaman," tegas Gus Ipul.
Pesan itu, menurutnya, berlaku untuk semua level kepengurusan. Mulai dari tingkat pusat (PBNU), wilayah, cabang, hingga ranting. Tujuannya jelas: agar tidak terpancing spekulasi yang bertebaran di luar.
Di sisi lain, situasi memanas ini ternyata dipicu oleh sejumlah hal. Rapat harian Syuriyah disebut menilai ada pelanggaran serius terkait penyelenggaraan AKN NU. Belum lagi soal undangan narasumber yang dikait-kaitkan dengan jaringan Zionisme internasional, plus dugaan masalah tata kelola keuangan yang belum jelas benar tidaknya.
Kini, bola panas itu ada di tangan Rais Aam dan dua Wakil Rais Aam. Mereka yang akan menentukan langkah akhir dari dinamika organisasi yang mengundang perhatian banyak kalangan ini.
Artikel Terkait
Komnas HAM Tegaskan Kritik Kebijakan Pemerintah Adalah Hak yang Harus Dijamin
Laporan Ungkap Aliran Dana Terduga Teroris Lewat Binance, Pegawai Penyelidik Malah Diberhentikan
Tren Bukber Ramadan di Makassar Beralih ke Restoran dengan Konsep Estetik
Sidang Praperadilan Yaqut Ditunda, KPK Absen di Persidangan Perdana