"Ini dinamika organisasi yang sedang berjalan. Saya minta semua pengurus dan warga NU tetap tenang, tidak terbawa arus berita yang menyesatkan, dan tidak memperbesar kesalahpahaman," tegas Gus Ipul.
Pesan itu, menurutnya, berlaku untuk semua level kepengurusan. Mulai dari tingkat pusat (PBNU), wilayah, cabang, hingga ranting. Tujuannya jelas: agar tidak terpancing spekulasi yang bertebaran di luar.
Di sisi lain, situasi memanas ini ternyata dipicu oleh sejumlah hal. Rapat harian Syuriyah disebut menilai ada pelanggaran serius terkait penyelenggaraan AKN NU. Belum lagi soal undangan narasumber yang dikait-kaitkan dengan jaringan Zionisme internasional, plus dugaan masalah tata kelola keuangan yang belum jelas benar tidaknya.
Kini, bola panas itu ada di tangan Rais Aam dan dua Wakil Rais Aam. Mereka yang akan menentukan langkah akhir dari dinamika organisasi yang mengundang perhatian banyak kalangan ini.
Artikel Terkait
Surat Terbuka untuk Gus Yaqut: Saatnya Kembali ke Jalan Islam
KPK Tetapkan Menag Yaqut Tersangka Kasus Kuota Haji
600 Huntara Resmi Diberikan kepada Korban Bencana Aceh Tamiang, Ini Fasilitasnya
Wiyagus Sambangi Sekolah Rakyat di Minahasa, Serukan Semangat Belajar dan Cinta Tanah Air