Dusun Kamar A dan Sumbersari di Desa Supiturang, Lumajang, adalah tempat yang paling menderita. Erupsi Gunung Semeru pada Rabu lalu benar-benar mengubah segalanya.
Dua hari kemudian, suasana di sana sunyi senyap. Menjelang senja di hari Jumat, sekitar pukul lima lebih lima belas, tak ada satu pun penghuni yang terlihat. Kedua dusun itu seperti kota mati.
Material vulkanik di mana-mana. Batu-batu besar dan pasir memenuhi jalan dan halaman rumah. Banyak bangunan hancur total, tertimbun tanpa ampun. Puing-puing berserakan tak karuan, membentuk pemandangan yang suram dan memilukan.
Di sisi lain, nasib tragis menimpa SDN Supiturang 02 di Dusun Sumbersari. Sekolah itu kini sudah tidak ada. Bangunannya rata dengan tanah, seolah-olah lenyap ditelan bumi setelah diterjang Awan Panas Guguran.
Artikel Terkait
Imsak Surabaya Hari Ini Pukul 04.08 WIB, Berbuka 17.53 WIB
Warga Makassar Diingatkan Imsak Hari Ini Pukul 04.43 WITA
Atletico Madrid Hadapi Club Brugge di Laga Penentu Tiket 16 Besar Liga Champions
Pimpinan Ponpes di Lombok Tengah Jadi Tersangka Kasus Kekerasan Seksual