Elissa Slotkin, dengan nada mantap, menambahkan, "Kami meminta Anda untuk membela hukum kita, Konstitusi kita. Jangan menyerah."
Lantas, Bagaimana Aturannya?
Di sisi lain, aturan mainnya memang ada. Hukum Pidana Militer AS dengan tegas melarang prajurit untuk membangkang dari perintah atasan. Tapi, ada catatan pentingnya.
Larangan itu hanya berlaku jika perintahnya sah dan tidak melanggar konstitusi atau undang-undang yang lebih tinggi. Perintah yang keluar dari kewenangan, atau jelas-jelas melawan hukum, secara otomatis dianggap tidak sah.
Akibatnya, dalam situasi seperti itu, tentara dan anggota militer justru punya kewajiban untuk menolak. Mereka tidak hanya boleh, tapi harus, menolak perintah yang mereka yakini ilegal. Itu tanggung jawab mereka sebagai prajurit yang bersumpah pada konstitusi.
Artikel Terkait
Dua Musuh Abadi Umat Islam: Dari Sistem Hingga Bisikan Halus
KPK Periksa Mantan Kajari Bekasi Terkait Kasus Ijon Proyek Ade Kuswara
Kemensos Siapkan Pendamping Bersertifikat untuk Program Makanan Lansia dan Disabilitas
Rudal Rusia Hantam Lviv, Ancaman Hipersonik Mengintai Perbatasan NATO