Ia melanjutkan, Indonesia bukan cuma punya populasi Muslim terbesar. Tapi juga punya model keberagamaan yang unik: moderat, damai, dan cocok dengan demokrasi. Lewat forum ini, mereka pengin tunjukkan bahwa Islam Indonesia punya sesuatu yang berharga untuk ditawarkan.
Nggak main-main, deretan pembicara yang diundang juga top. Ada Menteri Agama Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, Wakil Ketua DPR Prof. Dr. Ir. H. Sufmi Dasco Ahmad, dan sejumlah nama besar lain seperti KH Anwar Iskandar dari MUI. Dari kalangan akademisi internasional, hadir pula Prof. Greg Barton.
Agendanya sendiri bakal fokus pada isu-isu strategis pasca-perang. Gimana nilai-nilai Islam ala Indonesia bisa main peran dalam rekonsiliasi global, diplomasi moral, dan membentuk tata dunia yang lebih manusiawi. Intinya, forum ini dirancang sebagai ruang dialog lintas negara yang cair.
Rangkaian acaranya terdiri dari keynote speech, diskusi panel, plus yang menarik: pembacaan Surabaya Charter. Piagam ini nantinya akan dirumuskan sebagai rekomendasi moral dan intelektual untuk komunitas global. Sebuah deklarasi yang patut ditunggu.
Artikel Terkait
Indonesia Tawarkan Mediasi Langsung Presiden untuk Redakan Ketegangan AS-Iran
Indonesia Tawarkan Mediasi, Serukan Deeskalasi Usai Serangan AS-Israel ke Iran
AS dan Israel Lancarkan Serangan Langsung ke Iran, Timur Tengah di Ambang Konflik Terbuka
Tiga Eks Kapolres Alami Rotasi dalam Mutasi Polri Akhir Februari 2026