Pendakian Gunung Semeru Ditutup Menyusul Status Awas Erupsi
Aktivitas vulkanik meningkat drastis, kawasan Ranu Kumbolo termasuk zona berbahaya
Kawasan pendakian Gunung Semeru dan Ranu Kumbolo secara resmi ditutup untuk umum mulai hari ini. Keputusan ini diambil menyusul peningkatan status gunung tertinggi di Pulau Jawa tersebut ke Level IV atau Awas oleh Badan Geologi.
STATUS RESMI: Level IV (Awas)
JARAK BAHAYA: 8 km dari puncak
SEKTOR BERBAHAYA: 20 km ke arah selatan-tenggara
Rudijanta Tjahja Nugraha, Kepala Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), menegaskan penutupan ini berdasarkan rekomendasi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG). "Kegiatan pendakian Gunung Semeru, termasuk kawasan Ranu Kumbolo, dinyatakan ditutup sejak pengumuman ini dikeluarkan hingga kondisi dinyatakan aman," tegas Rudijanta dalam keterangan resminya, Rabu (19/11).
Peningkatan status Semeru terjadi secara signifikan dalam rentang waktu singkat. Dari sebelumnya Level II (Waspada), status dinaikkan menjadi Level III (Siaga) pukul 16.00 WIB, kemudian hanya dalam waktu kurang dari dua jam meningkat lagi menjadi Level IV (Awas) pukul 17.25 WIB.
"Mekanisme penjadwalan ulang bagi pendaki yang telah membeli tiket secara online akan disampaikan pada kesempatan berikutnya."
Peningkatan status ini tidak terlepas dari aktivitas vulkanik yang tercatat hari ini. Pada pukul 14.13 WIB, Awan Panas Guguran telah meluncur sejauh 8,5 kilometer dari puncak Semeru. Radius bahaya sebelumnya telah ditetapkan sejauh 5 kilometer di segala sektor dan 17 kilometer di sektor selatan-tenggara.
Dampak langsung erupsi telah dirasakan masyarakat sekitar. Warga di daerah Kamar A terpaksa diungsikan ke Balai Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, sebagai langkah antisipasi menghadapi potensi bahaya yang lebih besar.
Pengelola TNBTS mengimbau masyarakat dan calon pendaki untuk mematuhi ketentuan penutupan ini demi keselamatan bersama. Pemantauan intensif terus dilakukan untuk mengantisipasi perkembangan lebih lanjut dari aktivitas Gunung Semeru.
Artikel Terkait
Harga Emas Batangan di Pegadaian Stagnan, Galeri24 dan UBS Tak Bergerak
Prabowo Diserang Justru Saat Programnya Paling Pihak ke Rakyat Kecil
Petani Papua Barat Daya Dukung Penuh Program Cetak Sawah, Siap Kelola Lahan untuk Tingkatkan Ekonomi
Mentan Amran Salurkan 20 Ribu Buku Iqra Gratis untuk Cetak Generasi Cinta Al-Qur’an