Rangkaian acara yang akan ditampilkan meliputi:
- Pawai budaya dengan berbagai kostum tradisional
- Atraksi naga dan barongsai di sepanjang Jalan Gajah Mada
- Berbagai pertunjukan seni dan budaya di kawasan Jalan Ponegoro
- Pasar malam dan pasar juadah yang beroperasi sejak sore hari
Edi Kamtono menambahkan bahwa seluruh kegiatan akan ditata sedemikian rupa untuk memastikan suasana Ramadan tetap terjaga. Langkah ini sekaligus memperkuat citra Pontianak sebagai kota yang toleran dan menghargai keberagaman budaya.
Dengan penjadwalan yang disesuaikan ini, diharapkan seluruh masyarakat dapat berpartisipasi dalam perayaan budaya tanpa mengganggu pelaksanaan ibadah di bulan suci Ramadan.
Naskah: Tim Redaksi
Editor: Ade Mirza
Artikel Terkait
Kepala Sekolah Kupang: Inilah Keadilan Sosial yang Nyata
Garansi Allah untuk Nol Keracunan Makanan Sekolah, BGN Dikritik
Dasco dan Tito Pimpin Rapat Koordinasi Pemulihan Aceh di Tengah Reruntuhan
Tawa Anak-anak Kembali Bergema di Huntara Aceh Tamiang