Operasi SAR Intensif Lanjut di Cilacap, 1.001 Personel Dikerahkan
MAJENANG, CILACAP – Rabu, 19 November 2024
Upaya pencarian korban terdampak bencana tanah longsor di Desa Cibeunying, Kabupaten Cilacap, memasuki fase kritis pada hari ketujuh. Operasi kemanusiaan ini dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian melalui apel siaga di lokasi kejadian.
Dalam operasi skala besar tersebut, sebanyak 1.001 personel dari berbagai elemen Tim SAR gabungan dikerahkan untuk mempercepat proses evakuasi. Mereka didukung oleh 24 unit ekskavator yang bekerja tanpa henti menyingkirkan material longsoran tebal yang masih menyelimuti area bencana.
Teknologi pencarian turut dimaksimalkan dengan pengerahan unit anjing pelacak (K-9) yang menyisir titik-titik rawan reruntuhan. Metode kombinasi antara tenaga manusia, alat berat, dan teknologi ini diharapkan dapat mengoptimalkan proses pencarian korban yang masih tertimbun.
"Hingga hari ini, tim telah berhasil mengevakuasi 18 korban meninggal dunia. Operasi terus dilanjutkan dengan penuh kehati-hatian meskipun kondisi medan yang berat," dikonfirmasi dari posko komando SAR.
Semangat kemanusiaan menjadi pendorong utama bagi seluruh relawan dan personel yang terlibat. Di tengah tantangan lokasi yang kompleks, operasi terus berlanjut dengan harapan dapat memberikan kepastian bagi keluarga yang masih menanti kabar anggota keluarganya.
Pihak berwenang menginstruksikan agar operasi pencarian dilakukan dengan standar keselamatan tinggi, mengingat kondisi tanah di area bencana masih labil dan berpotensi menimbulkan risiko tambahan bagi tim di lapangan.
Artikel Terkait
Indonesia dan AS Sepakati Perjanjian Dagang Resiprokal, Akses Tarif Nol Persen untuk Ribuan Produk
Ketua MPR Nilai Usulan Parliamentary Threshold 7 Persen Terlalu Tinggi
Pakar Hukum: Warga Berhak Gugat Negara atas Kelalaian Infrastruktur Publik
Pemimpin Kartel CJNG El Mencho Tewas, Kekacauan di Meksiko Picu Peringatan Perjalanan dan Pembatalan Penerbangan