MURIANETWORK.COM – Yustinus Arya Artheswara, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surakarta, tampil memberikan klarifikasi terkait isu pemusnahan dokumen pendaftaran pencalonan Joko Widodo sebagai Wali Kota Solo pada 2005 lalu.
Isu tersebut mencuat dalam sidang sengketa informasi mengenai ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo, Senin (17/11/2025).
Ketua Majelis Komisi Informasi Pusat (KIP), Rospita Vici Paulyn, mengungkapkan keheranannya saat KPU Surakarta menyatakan buku agenda pencatatan dokumen ijazah Jokowi telah dimusnahkan sesuai jadwal retensi arsip.
"Buku agenda seharusnya mengacu pada undang-undang kearsipan, minimal lima tahun. Masa satu tahun sudah dimusnahkan?" tanya Rospita dalam persidangan.
Anggota majelis komisioner KIP lainnya turut mempertanyakan keberadaan berita acara pemusnahan. Perwakilan KPU Surakarta menjawab, mereka tidak mengetahui dan tidak menguasai dokumen tersebut.
KPU Surakarta beralasan pemusnahan dilakukan dengan merujuk Peraturan KPU Nomor 17 Tahun 2023 tentang jadwal retensi arsip, yang menyatakan masa simpan buku agenda hanya satu tahun aktif dan dua tahun inaktif.
Klarifikasi Resmi
Yustinus Arya Artheswara menegaskan bahwa dokumen pendaftaran Jokowi, termasuk ijazah, masih tersimpan dengan baik. Ia membantah adanya pemusnahan berkas utama.
Menurut Arya, yang dimusnahkan secara administratif hanyalah buku agenda surat masuk, bukan berkas pendaftaran calon.
“Permintaan nomor agenda surat masuk secara administratif menurut PKPU sudah dapat dimusnahkan sejak 2023. Namun, kami belum pernah melakukan pemusnahan sama sekali,” ujarnya di kantor KPU Surakarta, Selasa (18/11/2025).
Arya menekankan, yang dimusnahkan secara aturan adalah buku agenda, bukan berkas pendaftaran Jokowi.
“Bukan berkas ijazahnya yang musnah. Selama saya menjabat, tidak pernah ada pemusnahan dokumen,” tegasnya.
Artikel Terkait
Pemkot Makassar Bersihkan Area Kumuh di Bawah Tol Pettarani Usai Viral
Bocah 12 Tahun Tewas di Toilet Bangunan Kosong Makassar, Diduga Jadi Korban Pembunuhan dan Kekerasan Seksual
Crystal Palace Juara Conference League, Chelsea Absen dari Kompetisi Eropa Musim Depan
Fajar/Fikri Kalahkan Juara Malaysia Masters, Melaju ke Perempat Final Singapore Open 2026